Depok.suara.com, Terkait tragedi Stadion Kanjuruhan, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyesalkan kejadian tersebut dan mengucapkan duka cita mendalam kepada keluarga korban.
"PSSI menyesalkan tindakan suporter Aremania di Stadion Kanjuruhan. Kami berduka cita dan meminta maaf kepada keluarga korban serta semua pihak atas insiden tersebut," katanya seperti dikutip laman resmi PSSI
"Untuk itu tim dari PSSI langsung membentuk tim investigasi dan segera berangkat ke Malang," sambungnya.
Lebih lanjut Mochamad Iriawan mengatakan, pihaknya sangat mendukung aparat kepolisian untuk menyelidiki kasus ini. Apalagi kejadian ini sangat mencoreng wajah sepak bola Indonesia.
"Untuk sementara kompetisi Liga 1 2022/2023 kami hentikan selama satu pekan. Selain itu tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini," terangnya.
Mochamad Iriawan menuturkan, hingga saat ini dirinya terus berkoordinasi dengan pihak internal PSSI dan eksternal dalam hal ini aparat penegak hukum dan panpel Arema FC.
"Kordinasi baik dengan pihak internal ataupun eksternal PSSI masih terus dilakukan," pungkasnya.
Seperti diketahui, tragedi Stadion Kanjuruhan terjadi usai laga Arema vs Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 BRI Liga 1, Sabtu (1/10/2022).
Peristiwa tersebut bermula saat ribuan suporter Arema FC turun ke lapangan meluapkan emosi karena timnya kalah.
Baca Juga: Buntut Tragedi di Stadion Kanjuruan, IPW Desak Kapolri Cabut Izin Kompetisi Liga Indonesia