Bukan Dapat Bantuan, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Sampai Berhutang Untuk Bayar Pungli Sebesar Rp2,5 Juta

Suara Depok Suara.Com
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 14:23 WIB
Bukan Dapat Bantuan, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Sampai Berhutang Untuk Bayar Pungli Sebesar Rp2,5 Juta
Ratusan lilin dinyalakan ratusan suporter sebagai bentuk simpatik duka mendalam usai doa bersama bagi korban musibah Stadion Kanjuruhan Malang di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Kamis petang. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

Depok.suara.com - Dunia sepakbola masih prihatin pasca tragedi Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) kemarin. Sehingga, Indonesia menjadi pusat perhatian seluruh dunia.

Pasalnya, kejadian tersebut memakan ratusan korban jiwa. Salah satu yang turut meregang nyawa adalah Aremanita atas nama Faiqotul Hikmah. Tentu bisa dibayangkan seberapa dalam kesedihan yang dirasakan keluarga almarhumah.

Namun naas, situasi itu ternyata juga tega dimanfaatkan oleh oknum petugas rumah sakit. Sebab, keluarga Faiqotul Hikmah mengaku diminta membayar Rp2,5 juta agar jenazah dapat dipulangkan ke rumah duka.

Bahkan mengutip tayangan akun Instagram @kjtvjember, keluarga mendiang sampai harus meminjam uang demi bisa membayar oknum yang mengaku petugas ambulans dari sebuah rumah sakit swasta.

"Menurut keluarga almarhumah Faiqotul Hikmah, dugaan pungli untuk biaya mobil ambulans sebesar Rp2,5 juta diserahkan pihak keluarga kepada seseorang yang mengaku petugas pengantar jenazah dari rumah sakit swasta," begitulah keterangan yang disampaikan @kjtvjember, Kamis (6/10/2022).

Menurut pengakuan keluarga korban, uang sebesar Rp2,5 juta tersebut dipakai untuk biaya ambulans jenazah. Namun, karena tidak adanya uang, mereka terpaksa harus berhutang demi membayar biaya tersebut.

"Uang sebesar Rp2,5 juta untuk biaya ambulans jenazah tentu sangat memberatkan pihak keluarga. Mereka terpaksa harus berutang kepada keluarga dan tetangga agar jenazah almarhumah dapat dipulangkan ke rumah duka," ujarnya.

Sementara, mengutip KOMPASTV, kakak korban, Nur Laila, menyebut oknum tersebut tak memberinya kuitansi pasca pembayaran dilakukan. Permintaan membayar Rp2,5 juta juga disampaikan kepada pihak keluarga sebelum jenazah tiba di rumah duka.

"Pertama kali telepon dari sana, ada biayanya," jelas Nur Laila, merujuk pada pengakuan oknum petugas yang menyebut ada biaya yang mesti dibayarkan untuk mengantar jenazah ke rumah duka.

Baca Juga: Anies Baswedan Sebut NasDem, Demokrat dan PKS akan Membangun Satu Aliran

Padahal, diketahui insiden terjadi di Kabupaten Malang, sementara Faiqotul Hikmah adalah warga Kabupaten Jember.

Pihak Dinas Sosial Kabupaten Jember menyayangkan dugaan praktik pungutan liar yang dialami oleh keluarga almarhumah. Apalagi, karena tragedi Kanjuruhan adalah bencana sosial yang semestinya tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.

"Kami ikut prihatin kalau ternyata ada biaya ambulan untuk pengantaran, dari Malang sampai Jember. Kami juga berharap semoga tidak terulang kembali," tutur Kepala Dinsos Kabupaten Jember, Ahmad Helmi.

Aksi pungli yang dialami keluarga Faiqotul Hikmah menuai banyak kecaman publik. Salah satu akun Instagram @undercover.id juga memposting terkait hal tersebut. Sehingga, memicu berbagai komentar warganet.

"Ini lah Indonesia," komentar warganet.

"Masih aja cari kesempatan ditengah penderitaan orang, apalagi kondisinya lagi berduka. Aplouse," timpal warganet lain.

"Mencari keuntungan di atas penderitaan orang lain," kata warganet kesal.

"Kalo swasta ya mungkin memang bayar, tapi ya masa ga ada keringanan sih. Atau minimal diganti sama pemerintah dan perangkat desa setempat. Berempati dikit lah, orang lagi berduka mungkin berapa aja akan dibayar, tapi ga habis pikir aja masih di manfaatkan oleh orang yang dinamakan oknum," pungkas netizen.

Sumber : Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI