Depok.suara.com, Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami oleh pedangdut Lesti Kejora disebut sebagai prank dan banjir hujatan dari publik, terutama dimedia sosial.
Pasalnya, setelah Rizki Billar resmi menyandang status tersangka dan memakai baju tahanan, Lesti Kejora yang dikabarkan tengah menjalankan ibadah umroh di tanah suci tiba tiba kembali ke Indonesia setelah mendengar kabar tersebut.
Tak sampai disitu, Lesti Kejora juga mencabut laporan kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, Rizky Billar.
Dalam pernyataan resminya Lesti Kejora yang didampingi oleh ayah dan kuasa hukumnya di Polrea Metro Jakarta Selatan mengatakan bahwa ia dan pihak keluarga telah memaafkan Rizky Billar, dan memastikan suaminya tidak akan pernah mengulangi perbuatannya.
"Pada akhirnya saya sudah bisa mencabut laporan suami saya. Alasannya karena mau bagaimanapun suami saya, bapak dari anak saya," kata Lesti.
Lebih lanjut Lesti mengatakan, Dia (Rizki Billar) juga telah mengakui perbuatannya dan sudah meminta maaf kepada dirinya dan orang tua.
'InsyaAllah keluarga saya, bapak saya, ibu saya sangat begitu memaafkan perbuatan suami saya. Dan InsyaAlllah mudah-mudahan harapannya tidak akan pernah terulang lagi," terangnya.
Sontak pernyataan tersebut membuat publik atau warganet yang selama ini mengawal kasus tersebut merasa dipermainkan oleh mereka berdua.
Atas kejadian tersebut, hujatan demi hujatan dari publik pun mengalir deras dimedia sosial twitter, instagram dan yang lainnya.
Baca Juga: Qatar Airways Buka Lowongan 10 Ribu Tenaga Kerja untuk Piala Dunia 2022 Qatar
Dilansir laman twitter, banyak warganet yang menumpahkan kekecewaan terhadap pasangan tersebut.
'Gua gak tertarik dan gak suka soal hubungan leslar yang di dambakan orang lain, tapi tindakan lesti atas apa yang dilakukan suaminya membuat gua makin sadar kalo dua orang itu sama sama gak ada untungnya buat di support dan perhatikan," tulis akun @ajwadfadhilah.
"Cancel leslar from broadcasting media, bukan contoh yg baik utk fans2 labilnya, ini cth toxic relationship, bnyk wanita berjuang lepas dr kdrt, dia dpt previlege didukung dan dibela jagat raya, tp emg selemah itu mentalnya, they both need help from the expert (mental expert)," timpal warganet lainnya.
"Kasus LesLar ni pembelajaran ttg KDRT. Bgmn istri melaporkan suami setelah mengalami kekerasan sekalipun ad anak. Cuma kita melihat hal tsb tdk mudah. Ketika Lesti melihat bapak anakny ditahan jd luluh. Maka'y KDRT bnyk tdk dilaporkan.Kasus LesLar jd preseden buruk u/ kasus2 KDRT" sambung warganet lainnya.
"Dedek yang satu ini bukannya menggemaskan , malah sangat menyebalkan," tulis akun@apniza***
"oh yang kemaren geser itu otaknye bukan kehernye#gemes," tulis akun lainnya.