Selamat! Ilmuan Ciptakan Senjata Laser Pembasmi Kecoak yang Mengganggu di Rumah

Suara Depok

Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:02 WIB
Selamat! Ilmuan Ciptakan Senjata Laser Pembasmi Kecoak yang Mengganggu di Rumah
Dimasa depan tidak perlu takut dengan kecoak yang berkeliaran di rumah. Karena, peneliti telah menciptakan senjata laser pembunuh kecoak (Istockphoto)

Depok.suara.com - Bagi orang yang membenci kecoak, barangkali tidak ada penemuan yang lebih hebat dibanding senjata otomatis mengincar serangga rumahan tersebut. Kita dapat berbahagia, karena di masa depan, cita-cita kamu yang takut dengan kecoak bisa jadi terwujud. 

Ildar Rakhmatulin, peneliti di Heriot-Watt University, pada September 2022 berhasil menciptakan senjata laser berteknologi machine learning, yang mampu secara efektif menghabisi kecoak. Masalahnya cuma satu, prototipe laser ini masih belum aman digunakan orang biasa.

Dalam makalah yang dipublikasikan lewat jurnal Oriental Insects Rakhmatulin bersama timnya berhasil mengoperasikan meriam laser mini yang bisa mendeteksi gerakan kecoak. Bukan cuma melacak gerakan serangga yang cepat itu, laser tersebut juga mampu mematikan kecoak dari jarak maksimal 1,2 meter.

Sebelum membuat laser pembunuh kecoak ini, Rakhmatulin tahun lalu melakukan eksperimen memadukan Raspberry Pi dan laser untuk membunuh nyamuk. Teknologi itu dia kembangkan dengan perangkat lunak berbeda untuk memantau pergerakan kecoak yang lebih cepat dan acak dibanding nyamuk.

”Untuk laser pelacak kecoak saya ganti menggunakan Jetson Nano, sehingga kecerdasan buatannya bisa lebih presisi mendeteksi pergerakan obyek,” ujar Rakhmatulin. 

Komputer mini itu kemudian disambungkan ke galvanometer, mesin yang bisa mendeteksi gelombang listrik dan dua kamera untuk mendeteksi gerakan kecoak.

Mengacu pada laporannya di jurnal, Rakhmatulin bersama timnya berhasil meningkatkan efektivitas laser secara bertahap. Awalnya, kecoak yang ditembak sinar laser akan terdiam dan dipancing keluar dari lokasi gelap di ruangan eksperimen. 

Selanjutnya, dengan tenaga panas yang ditingkatkan, kecoak dalam eksperimen tersebut sepenuhnya “dinetralkan”, istilah awamnya “dibunuh”.

Rakhmatulin menyatakan data dan alat yang dipakai untuk mereplikasi senjata laser ini dia unggah ke GitHub, dan semuanya berlisensi open source. Piranti yang dia pakai juga terhitung murah. Hanya saja, dia mengingatkan semua pihak, kalau laser yang dia rancang masih belum stabil dan bisa berbahaya jika digunakan tanpa pengetahuan memadai.

baca juga

“Harus diingat, karena laser ini bisa mematikan untuk kecoak, berarti efeknya juga sama untuk mahluk hidup lain,” ujarnya.

Rakhmatulin membayangkan teknologi ini bisa dikembangkan lebih lanjut untuk menjadi alat pengendali hama pertanian yang lebih ramah lingkungan dibanding menggunakan bahan kimia. Ongkosnya pun diyakini bisa murah, karena prototipe timnya cuma menghabiskan biaya tak lebih dari $250 atau sekitar Rp3,7 juta.

Menurut Rakhmatulin, siapapun yang berniat merakit sendiri laser tersebut jangan memakainya di rumah. 

“Ingat laser bisa merusak mata kita,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peneliti Temukan Hampir Setiap Kanker Mengandung Jamur Unik, Bikin Jadi Ganas?

Peneliti Temukan Hampir Setiap Kanker Mengandung Jamur Unik, Bikin Jadi Ganas?

Health | Selasa, 04 Oktober 2022 | 11:48 WIB

Peneliti Sebut Pemerintah Pakai Label Hoaks Untuk Tutupi Kebenaran

Peneliti Sebut Pemerintah Pakai Label Hoaks Untuk Tutupi Kebenaran

Depok | Senin, 03 Oktober 2022 | 18:02 WIB

Soroti Tragedi Kanjuruhan, Peneliti Budaya Fans Sepakbola Fajar Junaedi: Sengkarut dari Berbagai Aspek

Soroti Tragedi Kanjuruhan, Peneliti Budaya Fans Sepakbola Fajar Junaedi: Sengkarut dari Berbagai Aspek

Jogja | Senin, 03 Oktober 2022 | 10:34 WIB

Terkini

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:32 WIB

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:17 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:09 WIB

AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026

AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:00 WIB

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:57 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:32 WIB

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

×