Belum Ada Sosialisasi, Warga Tanah Baru Tolak Jalan Lingkungan Jadi Jalur Alternatif

Suara Depok

Sabtu, 05 November 2022 | 16:19 WIB
Belum Ada Sosialisasi, Warga Tanah Baru Tolak Jalan Lingkungan Jadi Jalur Alternatif
Potret pengumuman proyek pelebaran Jalan Tanah Baru Depok (Depok/ah/ep/ist)

Depok.suara.com, Warga  di Jalan Amarulah Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji Depok, menolak rencana jalan lingkungan dijadikan jalur alternatif sementara lantaran ada pekerjaan pelebaran Jalan Raya Tanah Baru. 

Arfan salah satu warga setempat mengatakan bahwa warga mendengar adanya penutupan Jalan Tanah Baru karena adanya pelebaran jalan.

Dengan adanya penutupan jalan tersebut maka rencananya kendaraan dialihkan ke Jalan Umarullah dan Raden Sanim.

"Masa jalan lingkungan warga dijadikan jalan alternatif kendaraan roda empat dan dua,"katanya.

Lebih lanjut  Arfan mengatakan, sebelum dijadikan lokasi jalan alternatif saja jalan Umarullah sudah ramai kendaraan bermotor.

"Dengan adanya penggunaan jalan Umarlulah maka warga akan menolaknya lebih baik cari jalan lain,"katanya.

Arfan juga mengatakan, terkait adanya penutupan jalan Tanah Baru Raya belum ada sosialisasi kepada warga.

"Warga disini belum mendapatkan sosialisasi atau pemberitahuan oleh pihak yang berwenang kami malah tau informasi dari warga ke warga," katanya.

Sosialisasi hanya dilakukan dengan memasang spanduk hanya dibeberapa titik saja.Jika memang dipaksakan maka warga akan menutup jalan Umarullah.

baca juga

Di lokasi lainnya warga di Jalan Raden Sanim Kampung Poncol Tanah Baru, Beji Saputra menambahkan, warga yang bermukim di sekitar Jalan Raden Sanim belum menerima adanya sosialisasi pengalihan arus lalu lintas.

"Warga kami belum menerima adanya sosialisasi pengalihan arus kendaraan ke Raden Sanim,"katanya.

Semestinya sebelum dilakukan ada kegiatan sosialisasi kepada warga. Dengan adanya kendaraan yang akan dialihkan ke Jalan Raden Sanim maka volume kendaraan di lokasi tersebut akan bertambah bahkan akan ada kemacetan lalu lintas.

Sementara itu spanduk besar yang terpasang di pertigaan Kukusan yang berisikan tulisan Mohon Maaf Perjalan Anda Terganggu Hindari Arah ke Tugu untuk sementara ditutup hingga 16 Desember.

"Kami nilai isi informasinya ngak jelas, banyak warga bertanya-tanya,"katanya.

Sementara itu Dinas Perhubungan saat dikonfirmasi terkait rekayasa lalu lintas di Jalan Tanah Baru Beji belum ada yang memberikan jawaban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Longsor di Cidahu Sukabumi Sebabkan Tertutupnya Akses Jalan

Longsor di Cidahu Sukabumi Sebabkan Tertutupnya Akses Jalan

Sukabumi | Sabtu, 05 November 2022 | 10:30 WIB

Mahfud MD Sebut 98 Persen Masyarakat Jabodetabek Siap Beralih ke TV Digital, Warga Bogor: Mempersulit Rakyat Terus

Mahfud MD Sebut 98 Persen Masyarakat Jabodetabek Siap Beralih ke TV Digital, Warga Bogor: Mempersulit Rakyat Terus

Bogor | Jum'at, 04 November 2022 | 22:24 WIB

Krisis Air di Duri Kosambi, Hanya Nyala 3 Hari Sepekan, Sekretaris RW: Mau Kerja Cuma Cuci Muka

Krisis Air di Duri Kosambi, Hanya Nyala 3 Hari Sepekan, Sekretaris RW: Mau Kerja Cuma Cuci Muka

Jakarta | Jum'at, 04 November 2022 | 19:14 WIB

Terkini

Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah

Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:31 WIB

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk

10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:20 WIB

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:17 WIB

Tanpa Jeda

Tanpa Jeda

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:15 WIB

Siap Kerja! Kolaborasi Hino dan SMKN 5 Makassar Perkuat Kompetensi Siswa

Siap Kerja! Kolaborasi Hino dan SMKN 5 Makassar Perkuat Kompetensi Siswa

Sulsel | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:12 WIB

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:11 WIB

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:08 WIB