Kriminolog Duga Keluarga yang Tewas di Kalideres Penganut Kepercayaan Apokaliptik, Apa Itu?

Suara Depok

Senin, 14 November 2022 | 14:54 WIB
Kriminolog Duga Keluarga yang Tewas di Kalideres Penganut Kepercayaan Apokaliptik, Apa Itu?
Satu Keluarga Tewas di Kalideres (Suara.com/Faqih Fathurrahman)

Depok.suara.com - Kematian satu keluarga masih menimbulkan misteri. Peristiwa ini terjadi di kediaman korban di Perumahan Citra Garden Satu Extention Blok AC 5 No 7, Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis (10/11/2022) sore.

Misteri kematian keempat anggota keluarga tersebut karena mereka ditemukan dalam keadaan lambung kosong. Di rumah tersebut juga tak ditemukan makanan serta bahan bakunya dan air minum.

Korban tersebut tediri dari atas pasangan suami istri, anak, dan ipar dengan inisial masing-masing, suami RG (71), istri RM (66), anak DF (42), dan ipar BG (68). Motif di balik satu keluarga tewas dengan perut kosong itu belum dapat dipastikan.

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab tewasnya satu keluarga tersebut.

Tetapi Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meliala menduga para korban memiliki keyakinan apokaliptik atau keyakinan terhadap akhir dunia.

“Jangan-jangan dari keempatnya penganut paham akhir dunia atau apokaliptik dan mencabut nyawa dengan cara yang ekstrem,” ujar Adrianus yang dikutip Depok.suara.com dari YouTube Tribunews.

Apa Itu Keyakinan Apokaliptik?

Apokaliptik atau dalam Bahasa Inggris apocalyptics berasal dari Bahasa Yunani apokaluptein. Istilah ini memiliki arti wahyu, penyingkapan, atau yang disingkapkan melalui wahyu.

Wahyu akan diturunkan kepada orang-orang tertentu yang mendapatkan hak istimewa tentang sesuatu yang tersembunyi dari umat manusia pada umumnya.

Hal tersebut akan menyingkap tentang datangnya akhir zaman seperti kejadian-kejadian dahsyat dan kerusakan alam semesta.

Cerita apokaliptik kerap muncul dalam budaya agama abrahamik atau Kristen, Yahudi dan Islam. Tetapi keyakinan apokalips juga muncul dalam sistem-sistem keagamaan lainnya. Misalnya adalah konsep Hindu tentang pralaya.

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab tewasnya satu keluarga tersebut.

Hal ini lantaran tak ada saksi dan barang bukti yang kuat. Penyidik pun kesulitan lantaran korban sangat tertutup dengan lingkungan.

Namun, polisi menemukan ada struk belanjaan dan menu makanan di dalam rumah tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kanit Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Haris Kurniawan.

Mengutip Kompas TV, polisi juga menemukan banyak bedak bayi yang baru dibeli berada di dalam rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Temuan Bungkus Makanan Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres, Kapan Terakhir Keluarga Rudyanto Makan Diusut Polisi

Temuan Bungkus Makanan Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres, Kapan Terakhir Keluarga Rudyanto Makan Diusut Polisi

Jakarta | Senin, 14 November 2022 | 14:29 WIB

Jenazah Satu Keluarga di Kalideres Belum Diambil Keluarga, Hasil Autopsi: Tak Ada Luka

Jenazah Satu Keluarga di Kalideres Belum Diambil Keluarga, Hasil Autopsi: Tak Ada Luka

News | Senin, 14 November 2022 | 14:19 WIB

Keluarga yang Tewas di Kalideres Miliki Aset Rp3,8 Miliar, Warganet Duga karena Ritual bukan Kelaparan

Keluarga yang Tewas di Kalideres Miliki Aset Rp3,8 Miliar, Warganet Duga karena Ritual bukan Kelaparan

Depok | Senin, 14 November 2022 | 12:28 WIB

Terkini

IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Asing Jual Bersih Sentuh Rp67 T Sepanjang Tahun

IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Asing Jual Bersih Sentuh Rp67 T Sepanjang Tahun

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:22 WIB

Film Disclosure Day Mengguncang Iman dan Keyakinan Manusia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Film Disclosure Day Mengguncang Iman dan Keyakinan Manusia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:15 WIB

Cara Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI Nasional dan TVRI Sport

Cara Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI Nasional dan TVRI Sport

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:15 WIB

3 Zodiak Raih Kesuksesan Finansial Selama 15-21 Juni 2026, Siap Banjir Rezeki?

3 Zodiak Raih Kesuksesan Finansial Selama 15-21 Juni 2026, Siap Banjir Rezeki?

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:10 WIB

Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam

Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam

Jawa Tengah | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:09 WIB

Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral

Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:00 WIB

Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah

Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah

Surakarta | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:54 WIB

Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api

Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api

Lampung | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:52 WIB

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:49 WIB

Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir

Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir

Lampung | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:40 WIB