"Saya tidak diberitahu mengapa saya ditangkap. Orang-orang hanya berdiri di sana ... ada yang berjalan dengan belanjaan mereka, ada yang hanya duduk di sana sambil merokok ... saya ditangkap tanpa tahu apa yang terjadi," kata dia.
Meski demikian, otoritas Qatar sendiri membantah laporan tersebut.
Seorang pejabat pemerintah Qatar mengatakan kepada CNN dalam sebuah pernyataan: "Setiap klaim bahwa pekerja dipenjara atau dideportasi tanpa penjelasan itu tidak benar. Tindakan hanya diambil dalam kasus yang sangat spesifik, misalnya jika seseorang berpartisipasi dalam kekerasan."
Sementara itu, The Guardian melaporkan tahun lalu bahwa 6.500 pekerja migran Asia Selatan telah meninggal di Qatar sejak negara itu dipastikan menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 2010, sebagian besar terlibat dalam pekerjaan bergaji rendah dan berbahaya, yang sering dilakukan dalam suhu yang sangat panas.
4. Umat Yahudi mengeluh sulit makan kosher dan beribadah
Umat Yahudi yang datang dan menonton langsung Piala Dunia Qatar mengaku mengalami kesulitan untuk mencari makanan kosher atau makanan halal menurut kelayakan mereka. Mereka juga mengeluhkan susahnya melakukan ibadah di Qatar.
Adapun 10.000 orang Yahudi diprediksi berada di Qatar selama Piala Dunia. Mereka juga mengaku tidak bisa membeli makanan kosher, meskipun sebelumnya ada janji akan tersedia untuk pengunjung.
5. Dugaan pemalsuan jumlah penonton
Dilansir dari media Inggris, Mirror, pada laga perdana Piala Dunia 2022, yaitu Qatar vs Ekuador di Stadion Al-Bayt, disebutkan stadion memiliki kapasitas 60.000 orang, tetapi FIFA menyebutkan bahwa angka resmi jumlah penonton yang hadir adalah 67.372. Padahal, terlihat banyak bagian kursi kosong di stadion. Tak lama kemudian, angka kapasitas stadion diperbarui menjadi 68.895 penonton.
Perubahan tersebut juga terjadi di Stadion Internasional Khalifa. Disebutkan, stadion itu memiliki kapasitas 40.000 penonton. Namun, FIFA menyebutkan melalui laman webnya bahwa penonton yang hadir pada pertandingan Inggris vs Iran berjumlah 45.334. Setelah muncul kontroversi dan pemeriksaan kembali, FIFA memperbarui angka kapasitas stadion menjadi 45.857 pada Selasa (22/11/2022).