Depok.suara.com - Ustaz Derry Sulaiman ikut memberikan komentarnya terkait aksi viral sekelompok warga yang mencabut logo gereja pada tenda bantuan bagi korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Video itu viral dan menuai banyak komentar.
Ustaz Derry Sulaiman kemudian mengunggah video di akun Instagram pribadinya @derrysulaiman, bahwa bantuan yang membawa logo atau bendera kelompok tertentu malah dapat melukai hati para korban bencana.
"Warga Cianjur merobek logo gereja di sebuah tenda, saya mau berkomentar tentang perkara ini dengarkan baik-baik. Jadi yang pertama saya ucapkan terima kasih dulu nih kepada semua orang yang ikut memberikan bantuan baik berupa uang, makanan apalagi tenda," ungkap Ustaz Derry
"Warga Cianjur sangat memerlukan itu, tapi satu masukkan saya kepada semua orang yang turun kelapangan, semua lembaga, semua partai politik yang ikut datang memberikan bantuan tak usahlah bawa bendera kalian. Kalau pun kalian harus menunjukkan tulislah kecil-kecil saja tak usah besar-besar, itu melukai hati," sambungnya
Ustaz Derry Sulaiman melanjutkan bahwa ketika memberikan sebuah bantuan, tetapi perlu ada adab yang seharusnya dilakukan. Dia mencontohkan hal ini dari sikapnya setelah mendengar adanya bencana.
"Saya sedih kadang-kadang melihat. Saya dari hari pertama gempa, saya dengan keluarga sudah langsung kesana, dari airport pulang dari Pekanbaru, anak istri saya bilang ada gempa bi, lalu kami putuskan tidak pulang ke rumah tapi langsung menuju Cianjur dan bergerak cepat," tutur Ustaz Derry Sulaiman
"Dari hari kejadian itu dan tidak satupun logo DSHS, logo Alam Sunda yang kita berikan di donasi itu. Karna memang dari hati, memberi itu perlu ada adab, ini masukan saya ya kepada teman-teman siapa saja," imbuhnya lagi.
Beberapa artis seperti penyanyi Sandhy Sondoro dan vokalis grup band Hijau Daun yakni Dide turut memberikan respon positifnya. Warganet pula memberikan berbagai komentar dalam unggahan tersebut
"Setuju sekali ustadz," ungkap @dide_hijaudaun.
"Baru ini kaya nya yang ngasih komentar dari sudut pandang korban nya. Setujuu bgt.. (emoji sedih)," kata akun @is****rr.
"Sepemikiran kita ust, sy juga berfikir demikian krn sy takut bakal ada cuitan² negatif di belakang sana hanya krn sebuah identitas, maa syaa allah tabarakllah sehat selalu ust..," cuit @mu****in.
"Ada lagi datang menyumbang untuk dijadikan konten medsos nya. Jangankan para korban. Saya saja sebal lihat nya. Ikhlas lah dalam donasi. Atribut dan kepentingan medsos hilangkan," timpal @te****da.