Jadi saat menerjang banjir, tahan putaran gas agar motor matic terus melaju dengan teriakan mesin yang cukup terdengar. Jangan kurangi putaran mesin agar air tidak masuk ke lubang knalpot.
Hal lain yang perlu diperhatikan ketika ingin melewati banjir dengan motor matic adalah memastikan ketinggian air tak sampai boks filter udara. Apalagi kebanyakan motor matic posisi punya posisi boks filter udara yang terbilang rendah.
Pasalnya bila air sampai masuk ke boks filter udara juga bisa membahayakan mesin. Air yang masuk melalui boks filter udara bisa terbawa masuk ke ruang mesin. Air yang masuk melalui boks filter juga bisa membuat motor menjadi brebet sampai membuat motor mati.
Bila memungkinkan, tentu lebih bijaksana kalau pengendara motor memilih jalan alternatif yang lebih aman. Kerusakan akibat motor melewati banjir memang tak selalu susah ditangani, tapi tetap saja akan merepotkan karena jadi mengganggu aktivitas.
4. Mematikan mesin motor saat menerobos banjir akan menghindari masuknya air ke dalam mesin melalui knalpot. hal ini bisa dilakukan bila memang ketinggian air cukup tinggi.
Selain itu bila memaksa untuk menerjang banjir dengan kondisi air yang cukup tinggi tentunya bisa membahayakan pengendara. Pengendara bisa menenteng motor sembari berjalan pelan atau menyewa perahu yang biasanya disediakan oleh warga setempat.
5. Sumbatlah lubang knalpot dengan spons bila Anda masih tetap ingin memaksakan mesin motor hidup. Setidaknya itu dapat mengurangi air masuk ke mesin.
6. Bila motor mogok setelah menerobos banjir, angkat body motor dengan posisi knalpot di bawah. Upaya itu dilakukan agar air yang dalam knalpot keluar.
7. Uang tambahan, mau tidak mau, diperlukan saat musim hujan tiba. Bila saat banjir datang lalu motor Anda mogok, maka biasanya jasa servis motor di bengkel akan naik 50%-70%.
Baca Juga: Pernah Jagain Jodohnya Erino Gudono, Ini Curhatan Sedih Felicia Tissue