Depok.suara.com - Hasil pertandingan Maroko melawan Portugal babak Perempatfinal Piala Dunia 2022 pada Sabtu (10/12/2022) meninggalkan momen yang mengejutkan. Salah satunya adalah lolosnya Maroko ke babak semifinal setelah mengalahkan Portugal 1-0.
Setelah mencatatkan diri sebagai negara Afrika pertama yang menembus babak semifinal pada ajang Piala Dunia. Para pemain lantas melakukan selebrasi untuk merayakan keberhasilan tersebut.
Salah satu pemain yang disorot adalah
gelandang Maroko Sofiane Boufal karena melakukan selebrasi bersama sang ibu. Dirinya terlihat mengajak ibunya untuk menari bersama setelah kemenangan tersebut.
Sementara dalam akun Instagram pribadinya, Boufal menuliskan kalau kemenangan yang diperolehnya adalah pemberian dari Tuhan.
“Ini pemberian dari Tuhan Alhamdulillah,” tulis Boufal yang dalam bahasa Prancis yang telah diterjemahkan.
Karena selebrasi Boufal dan sang ibu sampai membuat penggemar terharu. Apalagi ia terlihat sangat memuliakan ibunya seperti dalam ajaran Islam.
Hadis Islam soal ibu
Sosok Ibu dalam Islam memang menjadi suatu keutamaan. Mengutip Muslim, keutamaan ibu ini juga tercantum dalam beberapa dalil di antaranya sebagai berikut.
Dari Mu’awiyah bin Haidah Al Qusyairi radhiallahu’ahu, beliau bertanya kepada Nabi SAW:
Baca Juga: Interview: Tangisan Nia Ramadhani, Jatuh Bangun Hadapi Kasus Narkoba
“Wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: ayahmu, lalu yang lebih dekat setelahnya dan setelahnya” (HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad, sanadnya hasan).
Dalam hadis tersebut, dijelaskan kalau ibu lebih diutamakan tiga kali baru ayah. Hal ini karena ibu menjadi sosok yang berjuang mengandung sembilan bulan lamanya. Bahkan, ibu juga menjadi sosok yang mengurus, menyusui, hingga anaknya tumbuh dewasa.
Sementara itu, dalam hadis lain, dari Miqdam bin Ma’di Yakrib radhiallahu’ahu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Sesungguhnya Allah berwasiat 3 kali kepada kalian untuk berbuat baik kepada ibu kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada ayah kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada kerabat yang paling dekat kemudian yang dekat” (HR. Ibnu Majah, shahih dengan syawahid-nya).
Hadis ini juga menekankan ibu untuk berbuat baik kepada ibu sebanyak tiga kali. Setelah itu baru ayah dan kerabat-kerabat terdekat. Tidak hanya itu, ibu juga memiliki berbagai peran penting lainnya di antaranya sebagai berikut:
*) Menjadi teladan dan contoh kepada anaknya.
*) Memberikan pendidikan yang baik untuk anak.
*) Selalu memperbaiki dirinya sendiri.
*) Selalu sungguh-sungguh dalam mengurus dan mendidik anaknya