Bendera Palestina Terus Berkibar! Timnas Maroko Bawa Kegembiraan dan Persatuan di Negeri Timur Tengah

Suara Depok

Selasa, 13 Desember 2022 | 07:30 WIB
Bendera Palestina Terus Berkibar! Timnas Maroko Bawa Kegembiraan dan Persatuan di Negeri Timur Tengah
Bendera Maroko dan Palestina (Sumber AP)

Depok.suara.com - Momen langka terjadi di Timur Tengah ketika suara publik lebih keras daripada suara pemerintah. Hal ini terjadi setelah keberhasilan Timnas Maroko di Piala Dunia Qatar 2022.

Keberhasilan pasukan Singa Atlas ini membangkitkan kegembiraan dan kebanggaan di antara para penggemar di Timur Tengah. Wilayah yang terkenal dengan perpecahannya tersebut.

Dimuat dari AP, salah satu yang mencolok adalah festival cinta antara Palestina dan tim Maroko. Meskipun pemerintah Maroko melakukan normalisasi hubungan dengan Israel sebagai bagian dari Abraham Accords 2020.

Namun suporter Maroko tetap mengibarkan bendera Palestina setelah kemenangannya atas Spanyol pekan lalu. Hal ini jelas menggetarkan warga Palestina.

Sepanjang turnamen, bendera Palestina telah dikibarkan di mana-mana, dibawa oleh penggemar Arab dan beberapa non-Arab - sedemikian rupa sehingga lelucon yang beredar adalah bahwa Palestina adalah tim ke-33 di Piala Dunia.

Warga Palestina melihatnya sebagai tanda dukungan publik Arab masih kuat untuk perjuangan mereka. Walau ada anggapan pemerintah Arab Saudi telah meninggalkan mereka, dengan Uni Emirat Arab, Bahrain dan Sudan juga menormalisasi hubungan dengan Israel.

"Saya tidak mengharapkan ini. Ini menyebarkan berita dan menunjukkan bahwa Palestina bukan hanya masalah politik, ini adalah masalah manusia,” kata Ahmed Sabri, seorang pemuda Palestina di Doha setelah menyaksikan kemenangan Maroko atas Portugal pada hari Sabtu. Dia memiliki bendera Palestina disampirkan di punggungnya.

Sementara itu temannya dari Mesir, Yasmeen Hossam menyatakan kebanggaannya sebagai warga negara Arab. Bahwa ini Piala Dunia pertama di Timur Tengah dan juga dirayakan oleh masyarakat Timur Tengah.

Maroko adalah tim Arab dan Afrika pertama yang berhasil menembus babak semifinal. Mereka akan melawan juara bertahan Prancis pada babak selanjutnya.

baca juga

Banyak dukungan dari negara Arab yang jarang memiliki hal untuk dirayakan di wilayah di mana banyak negara terperosok dalam krisis ekonomi, konflik bersenjata, dan represi politik.

Bagi sebagian orang, sangat menyenangkan melihat budaya mereka ditampilkan secara positif di panggung internasional yang masif, apakah itu tim Maroko yang melakukan sujud syukur, atau pemain sayap Maroko Soufiane Boufal menari dengan ibunya yang berkerudung di lapangan setelah kemenangan perempat final atas Portugal.

“Kita semua berpegang teguh pada tim Maroko ini sebagai semacam sumber harapan dan kebahagiaan di saat saya pikir kita semua benar-benar dapat menggunakan kabar baik,” kata Danny Hajjar, seorang penulis musik Lebanon-Amerika.

Kegembiraan dengan setiap kemenangan telah melintasi batas dan divisi politik. Misalnya Aljazair yang meskipun pemerintah mereka memutuskan hubungan dengan Maroko tahun lalu.

Kedua negara memiliki konflik berkepanjangan atas Sahara Barat, yang dianeksasi Maroko pada tahun 1975 dan di mana Aljazair lama mendukung Sahrawi di Front Polisario yang mencari kemerdekaan. Aljazair marah dengan pengakuan AS atas kedaulatan Maroko di wilayah itu dengan imbalan normalisasi dengan Israel.

Di perbatasan Maroko dan Aljazair yang sering tegang, para penggemar berbaris di kedua sisi dan saling bersorak di tanah tak bertuan, video di media sosial menunjukkan. Di kota Nice, Prancis, diaspora Aljazair dan Tunisia bergabung dengan orang Maroko di kafe dan di rumah satu sama lain untuk pertandingan, menyalakan kembang api untuk merayakannya di trotoar Mediterania Promenade des Anglais yang terkenal.

Ahmed Abu Suleiman, seorang pelatih sepak bola dari kamp pengungsi Shati di Kota Gaza, mengatakan dia merasa bangga melihat bendera Palestina begitu banyak di kalangan penggemar di Doha.

“Rezim berubah, tetapi orang-orang tetap tidak berubah. Mereka memikirkan masalah Palestina, tentang luka Palestina,” katanya.

Ribuan orang memadati gedung olah raga Kota Gaza dengan layar besar sumbangan Qatar untuk menyaksikan pertandingan Maroko-Portugal. Banyak yang memegang poster yang menunjukkan bendera Palestina dan Maroko serta slogan, “Satu Orang, Satu Negara.”

“Ini perasaan yang tak terlukiskan. Saya bersumpah seolah-olah orang Palestina yang bermain,” kata seorang penggemar, Ibrahim al-Lilli. “Kita semua adalah Maroko.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Garang Bareng Maroko di Piala Dunia 2022, Sofyan Amrabat Didukung sang Kakak Gabung PSG

Garang Bareng Maroko di Piala Dunia 2022, Sofyan Amrabat Didukung sang Kakak Gabung PSG

Bola | Senin, 12 Desember 2022 | 22:43 WIB

Negara Afrika yang Paling Sering Kalahkan Wakil Eropa di Piala Dunia

Negara Afrika yang Paling Sering Kalahkan Wakil Eropa di Piala Dunia

Bola | Senin, 12 Desember 2022 | 21:00 WIB

Bangga dan Haru, Ini 8 Potret Manis Pemain Timnas Maroko Rayakan Kemenangan Bareng Keluarga di Piala Dunia 2022

Bangga dan Haru, Ini 8 Potret Manis Pemain Timnas Maroko Rayakan Kemenangan Bareng Keluarga di Piala Dunia 2022

Entertainment | Selasa, 13 Desember 2022 | 00:00 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×