Temu Kangen Mantan Aktivis 98, Bung Elmo: Masyarakat Butuh Pemimpin Visioner dan Berwawasan Internasional

Suara Depok

Jum'at, 16 Desember 2022 | 16:22 WIB
Temu Kangen Mantan Aktivis 98, Bung Elmo: Masyarakat Butuh Pemimpin Visioner dan Berwawasan Internasional
Potret sejumlah mantan aktivis 98 yang temu kangen di wilayah mapang Jakarta Selatan belum lama ini

Depok.suara.com, Kegiatan Temu Kangen Kawan Lama adalah agenda yang lumrah semua orang di sela-sela kesibukan rutinitas kita semua. 

Apalagi di zaman sekarang yang didukung oleh perangkat teknologi seperti telepon selular dan akun media sosial, dimana kita semakin terhubung dan mudah berkomunikasi.

Situasi di atas juga dialami oleh kelompok Poros 98 yang sempat bersilaturahmi ke tempat Bung Eli Salomo, salah seorang eksponen angkatan 98, dibilangan Mampang Jakarta Selatan, Kamis sore (15/12/2022). 

Kedatangan Poros 98 yang dikomandoi oleh Ketua Umum Poros 98 Parlin Silaen dan didampingi oleh Pembina Poros 98, Daddy Palgunadi ini disambut hangat oleh Bung Eli Salomo di ruangannya. 

Maklum sebagian besar awak Poros 98 sudah lama tidak bersua dengan orang yang cukup konsisten dalam pergerakan 98 ini.

Alhasil adegan canda-tawa dan saling bertanya kabar memenuhi ruangan yang cukup luas bagi mereka untuk bercengkrama. 

Di sisi lain, obrolan juga difokuskan kepada isu-isu nasional yang menjadi perhatian mereka. Salah satunya soal fenomena Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dan keberadaan organ relawan Calon Presiden (Capres).

Menurut Bung Eli Salomo, kelompok-kelompok relawan pendukung Capres yang gencar berkampanye dan menyatakan dukungannya terhadap figur Capres melalui media massa atau media sosial adalah hal yang wajar dalam sebuah masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai demokrasi. 

"Itu sah–sah saja. Masyarakat berhak menyuarakan dukungan mereka meski agenda Pilpres masih relatif lama. Bahkan kegiatan berkumpul Gerakan Nusantara Bersatu akhir November lalu juga sah saja," kata pria yang akrab disapa Elmo ini.

baca juga

Lebih lanjut, Bung Elmo juga mengomentari kehadiran Presiden Jokowi pada kegiatan Gerakan Nusantara Bersatu yang juga dinilainya sebagai hal yang lumrah.

"Itu juga suatu hal yang lumrah. Pak Jokowi hadir dalam kegiatan itu sebagai kapasitas pribadi. Kebetulan kegiatan itu dilaksanakan pada hari libur akhir pekan (Sabtu, 26/11/2022). Jadi dia datang sebagai kapasitas pribadi, bagian dari masyarakat," sambungnya.

Menanggapi soal figur Capres yang muncul dalam wacana publik, Bung Elmo menilai masyarakat tentunya memiliki pertimbangannya masing-masing terkait kepantasan dan kelayakan figur Capres itu di mata mereka. 

Yang pasti, semua figur Capres yang didukung adalah putra-putri terbaik bangsa. Diskusi soal figur Capres dan Cawapres ini menjadi perbincangan hangat dalam kegiatan Temu Kangen Kawan Lama ini. 

Maklum saja, perbedaan dalam penilaian terhadap figur Capres dan Cawapres itu seketika menjadi perdebatan bersama, ditengah aktivitas menikmati kopi sore saat itu. 

Namun obrolan yang diselingi perdebatan memang hal yang biasa terjalin sejak zaman perjuangan reformasi 98, saat semuanya masih muda belia.

Ada hal yang menarik disampaikan oleh Bung Elmo dalam obrolan terkait Capres dan Cawapres.Bung Elmo mengatakan, 

"Kita butuh pemimpin yang punya skill teknis, visioner dan berwawasan internasional." katanya. 

Bung Elmo menjabarkan secara detail pendapatnya itu. Menurutnya, krisis global adalah masalah nyata yang dihadapi dunia. Di satu sisi, pembangunan infrastruktur yang dicapai selama pemerintahan Presiden Jokowi bisa menjadi peluang atau beban di periode mendatang. 

Tergantung dari lobi pemerintah dalam mendatangkan investor agar perekonomian tumbuh dan infrastruktur yang tersedia menjadi fasilitas yang produktif secara ekonomi. 

"Kita butuh figur yang memiliki skill dalam mengelola potensi yang kita miliki, dari mulai sumber daya alam hingga sarana infrastruktur yang sudah dibangun selama periode Presiden Jokowi. Artinya, kita juga butuh investor," tuturnya. 

Selain itu, lanjutnya, Figur pemimpin yang bisa melobi investor internasional sehingga bisa melakukan investasi disini adalah hal yang harus direalisasikan pada periode berikutnya. Kenapa hal ini mendesak? Pertama, krisis global yang tengah dihadapi dunia akan mendorong pergeseran akumulasi modal ke negara-negara berkembang yang ramah investasi. 

Kedua, fasilitas infrastruktur yang telah dibangun secara besar-besaran selama periode Presiden Jokowi ini harus menghasilkan nilai ekonomi yang dikapitalisasi melalui kegiatan investasi, selain fasilitas ini tentunya akan menjadi beban dalam hal perawatan. 

Bung Elmo menambahkan, figur pemimpin yang bisa mengelola potensi nasional dan membaca situasi internasional dari sisi geopolitik dan ekonomi adalah yang dibutuhkan bangsa ini. 

Pemimpin yang berwawasan internasional namun mengedepankan kepentingan nasional yang diimplementasikan melalui skill yang dimiliki menjadi hal penting yang harus dipertimbangkan. 

Bung Elmo secara spesifik menyebut sosok Menteri BUMN Erik Thohir sebagai figur yang masuk dalam kriteria pemimpin yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan telah dijabarkan tadi.

"Mungkin sebagai figur Cawapres yang patut didukung? Beliau cukup eksis dan aktif di forum-forum internasional. Selain itu, beliau memiliki skill dalam mengelola BUMN. Artinya sudah jelas, kemampuan dalam melobi di dunia internasional untuk mendatangkan investor dan kemampuan manajerial adalah dua kemampuan yang melekat pada seorang figur Erik Thohir," terang Bung Elmo sembari menatap semua yang hadir satu-persatu.

Dalam obrolan sore itu, satu hal yang bisa disimpulkan adalah kita terbiasa dengan perbedaan, dan menghargai perbedaan itu. Semua figur Capres dan Cawapres yang didukung adalah putra-putri terbaik bangsa. 

Sementara itu, apa yang telah dijabarkan oleh Bung Elmo secara panjang lebar, khususnya terkait figur Capres dan Cawapres adalah hal yang patut jadi pertimbangan terkait potensi masalah dan peluang yang akan kita hadapi di masa mendatang. Semoga obrolan yang muncul saat kegiatan 

"Temu Kangen Kawan Lama" ini bisa bermanfaat bagi semua yang hadir, termasuk pembaca yang budiman. 

Semua hal yang muncul diobrolan sore itu tentunya didasari oleh semangat perubahan dan ketulusan hati untuk memberikan yang terbaik bagi kehidupan bangsa ini di masa mendatang.

"Semangat dan ketulusan yang pernah hadir saat perjuangan reformasi 98 yang tidak pernah hilang dari sosok para pejuang reformasi yang saat ini sudah semakin bijak dan dewasa dalam melihat realitas kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Erick Thohir Berpotensi Dilamar Capres Terkuat, Siapa ya?

Erick Thohir Berpotensi Dilamar Capres Terkuat, Siapa ya?

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 15:42 WIB

Elektabilitas Anies Masih Keok di Jateng dan Jatim, NasDem Berpikir Keras Cara Gaet Pemilih di Pulau Jawa

Elektabilitas Anies Masih Keok di Jateng dan Jatim, NasDem Berpikir Keras Cara Gaet Pemilih di Pulau Jawa

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 13:08 WIB

Ngeri! Refly Harun Sebut Ada 5 Skenario Penguasa Jegal Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Ngeri! Refly Harun Sebut Ada 5 Skenario Penguasa Jegal Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 09:50 WIB

Terkini

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:17 WIB

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:15 WIB

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

×