Depok.suara.com - Aksi pelemparan batu kepada bus pemain Persis Solo kini tengah disorot oleh media. Apalagi salah satu pemain Persis Solo, Ferdinand Sinaga diduga melakukan pembalasan kepada oknum tertentu.
Dilihat dari kanal YouTube Seputar Surakarta, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku meminta maaf bila ada kesalahan dari pihaknya. Terutama bila ada pemain Persis Solo yang melakukan tindakan kekerasan.
"Silahkan di dalami kalau ada yang salah dengan pemain kami saya minta maaf. Kita fair saja. Silahkan diperiksa, " ucapnya.
Gibran menjelaskan bahwa aksi yang dilakukan oleh pemain Persis Solo itu adalah tindakan spontan. Hal ini karena terprovokasi pelemparan batu dari oknum suporter.
"Dibayangkan saja jauh-jauh dari tempat mereka, habis tanding capek. Bisnya di lempari batu. Rasanya gimana," jelasnya.
Tetapi dirinya menyatakan pemain Persis Solo yang melakukan tindakan kekerasan itu untuk meminta maaf. Dia juga memintanya untuk koperatif bila ada panggilan dari kepolisian.
"Semua salah. Pemain yang melakukan pengejaran harus minta maaf. Kooperatif kalau ada pemeriksaan," pungkasnya.