Depok.suara.com, Seorang pria lanjut usia yang tidak diketahui identitasnya tewas tertabrak KRL di wilayah Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Senin (6/2/2023) pagi lantaran diduga bunuh diri.
Kasat Lantas Polres Metro Depok AKBP Bonifacius Surano mengatakan bahwa pihaknya belum diketahui identitas korban tersebut.
"Kami hanya menerima laporan adanya seorang pria yang meninggal dunia," ujar Bonifacius.
Berdasarkan keterangan saksi dari warga disekitar lokasi menyebutkan, kata Bonifacius, terlihat seorang pria berjalan di sisi rel.
"Kemudian pria tersebut berbaring di tengah rel dan tidak lama kereta datang," katanya.
Sementara itu, salah seorang warga sekitar mengatakan, korban yang belum diketahui identitasnya itu sejak pagi duduk di depan warung, ketika ditanya dia menjawab kakinya sakit.
"Sempat mampir di warung dan duduk, mungkin mau numpang istirahat," katanya Warga.
Lebih lanjut Warga tersebut menambahkan, kemudian korban tidur di rel kereta dan tak berselang lama kereta melintas.
"Kayaknya ada niat, kalau dia berdiri pasti mental, ini badan di tengah rel, kakinya putus dua-duanya. Dulu sebelum dipagar sering orang tertabrak," katanya.
Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Turki dan Suriah Telan Ratusan Korban Jiwa
Sementara itu, Penjaga Pintu Perlintasan Kereta Api Gang Laskar, Nendi Septian, 26, mengatakan sempat melihat korban duduk di depan warung.
"Dari pagi duduk di depan warung, pas waktunya saya jaga, dia masuk ke dalam rel dari celah pagar," kata Nendi.
Korban berjalan ke arah utara. Namun, saat ada Commuterline dari arah utara, korban yang semula berjalan di pinggir rel malah ke tengah.
"Korban tiduran di rel dan terseret sekitar 30 meter," pungkasnya.