Tak diduga-diduga, alamat pemilik mobil Jeep Rubicon yang dipakai Mario Dandy Satriyo, saat menganiaya David bukan atas nama orang lain. Berdasarkan penelusuran KPK, pemilik Rubicon itu tinggal di dalam gang di kawasan Mampang, Jaksel.
Fakta itu diungkapkan Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan saat menggelar konferensi pers di KPK, Rabu (1/3).
KPK kekinian sedang menelusuri aset kekayaaan Rafael Alun Trisambodo, eks pejabat pajak eselon III Direktorat Jenderal Pajak (DJP) karena nilainya mencapai Rp56 miliar. Kekayaan fantastis Rafael itu disorot setelah anaknya terlibat kasus penganiayaan.
Penelusuran KPK dilakukan berdasar alamat yang tertera dalam surat kepemilikan Rubicon yang sempat dipamer anak pejabat pajak itu di media sosial.
"Minggu lalu tim sudah ke lapangan, benar itu memang bukan atas nama yang bersangkutan STNK dan BPKB-nya," kata Pahala seperti dikutip Suara.com, Rabu petang.
Dia pun menyangsikan jika pemilik Rubicon yang dipakai Mario Dandy tinggal di dalam gang sempit.
"Dan kami datangi alamat yang kami punya itu gang di daerah Mampang. Jadi memang orangnya sudah pergi tapi itu alamat di dalam gang. Jadi kita pikir ini tidak mungkin dia punya itu," kata Pahala.
Namun saat melakukan klarifikasi kepada Rafael, dirinya mengaku kendaraan itu miliknya kakaknya.
"Barusan diklarifikasi yang bersangkutan (Rafae), itu (Rubicon) memang bukan atas nama yang bersangkutan, tapi atas nama kakak yang bersangkutan," sebut Pahala.
Baca Juga: 5 Penyakit yang Harus Diwaspadai saat Banjir
"Jadi dari yang di gang lantas dia (Rafael) beli. Dia jual lagi ke kakaknya. Jadi kita bilang ya sudah, kasih tunjuk saja dokumennya. Nanti biar dia akan bawakan itu yang Rubicon," sambungnya.
Sementara itu, soal Harley Davidson yang juga kerap dipamerkan anak Rafael, disebut Pahala tidak terdeteksi nomor polisi dan kepemilikannya.
"Harley Davidson karena enggak ada pelat nomornya kita juga enggak bisa cari ke mana-mana," kata Pahala.
LHKPN Rafael
Mobil jenis Jeep Rubicon yang digunakan Dandy Mario Satrio, mendatangi korban David untuk melakukan tindakan kekerasan, tidak termuat di LHKPN milik Rafael. Begitu juga sepeda motor jenis Harley yang dipamerkan Dandy di media sosialnya, tidak termuat di LHKPN milik Rafael.
Dibandingkan dengan Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Suryo Pratomo, yang merupakan atasannya, Rafael jauh lebih kaya.