Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang akhirnya angkat bicara soal beredarnta isu dirinya mendapat bekingan dari Pihak Istana. Panji Gumilang pun dengan tegas menyebut isu dirinya dibeking Pihak Istana tidaklah benar.
Panji Gumilang pun meminta agar sejumlah pihak tidak menghubung-hubungan isu tersebut dengan kasus yang kini menjeratnya.
"Sudah dijawab semua di dalam. Tidak ada (bekingan dari Istana)," kata Panji usai diperiksa Bareskrim Polri terkait kasus penistaan agama, Senin malam.
Jokowi Angkat Bicara
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi ikut angkat bicara soal rumor Panji Gumilang mendapat bekingan dari pihak Istana. Menjawab soal beredarnya isu itu, Jokowi pun menyangkal.
"Saya dong Istana? Ndak lah. Ndak, ndak, ndak," kata Jokowi usai mengunjungi Pasar Palmerah Jakarta, Senin (26/6) kemarin.
Kepala Negara juga turut membantah ada campur tangan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dalam memberikan perlindungan untuk ponpes yang tengah menjadi sorotan tersebut.
"(Pak Moeldoko) ndak, ndak, ndak," imbuhnya.
Moeldoko sempat disebut-sebut menjadi beking Ponpes Al Zaytun. Rumor tersebut muncul lantaran mantan Panglima TNI tersebut beberapa kali pernah berkunjung ke ponpes yang diduga mengajarkan ajaran sesat.
Moeldoko pun telah membantah rumor tersebut. Ia menegaskan kalau rumor itu asal disebarkan.
"Orang-orang ini ngawur, cuma saya belum ngomong saja. Kalau saya ngomong, marah saya itu. Karena apa? Yang diomongin itu sangat ngawur. Mana mungkin saya seorang mantan panglima berkolaborasi, kalau memang itu benar, enggak mungkin berkolaborasi dengan apa itu kelompok-kelompok yang dinyatakan ini dan itu," kata Moeldoko kepada wartawan usai menghadiri Festival Budaya Manggarai, di Anjungan NTT TMII, Minggu, (25/6/2023).