Kasus kopi sianida kembali viral setelah peristiwa kematian I Wayan Mirna Salihin yang diduga dibunuh Jessica Kumala Wongso pada 2016 silam dituangkan dalam film dokumenter berjudul 'Ice Cold' besutan Netflix.
Di tengah namanya yang kembali menjadi sorotan publik, terungkap soal film yang diduga menjadi inspirasi Jessica Wongso membunuh Mirna. Film yang sempat ditonton Jessica itu adalah The Hateful Eight, tentang seorang koboi yang membunuh tujuh rekannya dengan racun sianida.
Fakta itu diungkapkan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Prof Eddy Hiariej dalam podcast Deddy Corbuzier yang tayang lewat akun Youtube-nya, Selasa (10/10).
![Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Prof Eddy Hiariej dalam podcast Deddy Corbuzier. [Tangkapan layar/Youtube.]](https://media.suara.com/suara-partners/dexcon/thumbs/1200x675/2023/10/10/1-edddy.png)
Dalam podcast tersebut, Deddy Corbuzier meminta penjelasan Prof Eddy Hiariej soal cara Jessica Wongso mendapatkan racun sianida yang diduga dipakai untuk membunuh Mirna. Eddy Hiariej diketahui merupakan ahli hukum pidana yang sempat dilibatkan dalam kasus kopi sianida Jessica Wongso.
"Prof ada hal yang menurut saya, saya belum dapet dari semua yang dikumpulkan di sini, apakah dilakukan profiling gimana caranya Jessica mendapatkan sianida?" kata Deddy Corbuzier dilihat dalam channel Youtube, Close The Door, Selasa.
Menanggapi pertanyaan itu, Prof Eddy Hiariej mulanya menjelaskan soal cacatan kriminal Jessica Wongso selama berada di Australia. Selain itu, Jessica Wongso juga sempat tercatat bekerja di perusahaan farmasi.
"Begini, dia ini punya catatan kepolisian sampai 14 kasus di australi. Ya kedua dia ini bekerja di perusahaan farmasi," kata Prof Eddy Hiariej.
Guru Besar Ilmu Hukum Pidana UGM itu lalu menjelaskan soal profiling Jessica Wongso yang diduga menggunakan racun sianida untuk membunuh Mirna. Berdasar penelusuran lewat digital forensik terhadap dalam laptop milik Jessica yang disita, ditemukan soal pencarian tentang racun sianida.