alexametrics

Cinta Tompi Pada Tanah Papua

Esti Utami
Cinta Tompi Pada Tanah Papua
Penampilan Tompi di

Ia terpesona sejak pertama kali menginjak bumi cendrawasih.

Teuku Adifitrian atau yang lebih dikenal dengan Tompi jatuh cinta pada bumi Papua. Itu setidaknya yang terungkap dari gelaran  bertajuk "Nyanyian Untuk Indonesia Timur" di Galeri Indonesia Kaya, Minggu (14/12/2014).  Penyanyi yang dikenal dengan topi petnya ini melantunkan sejumlah lagu dari daerah Indonesia Timur, dengan diiringi musisi muda, seperti Echa Soemantri (Drum), Fajar Adi Nugroho (bass), dan Yudhistira Arianto (keyboard).

Lagu "Rame-rame" membuka pertunjukan berdurasi 60 menit ini. Setelah itu menyusul lagu Apuse, O Ina Ni Keke, Anak Kambing Saya. Penikmat seni juga dihibur dengan lagu-lagu populer Tompi, seperti Selalu Denganmu, Tak Pernah Setengah Hati, dan Menghujam Jantungku.

Selain dihibur dengan penampilan Tompi, penikmat seni juga disuguhi dengan keindahan pemandangan tanah Papua yang hadir lewat sebuah screen di auditorium Galeri Indonesia Kaya.  Foto-foto ini merupakan hasil jepretan Tompi sendiri ketika ia berkunjung ke Wamena, Papua beberapa saat yang lalu.

Suara.com - “Pada saat saya hendak mendarat di Papua ketika pertama kali berkunjung, saya terkagumkagum dengan pemandangan yang terhampar di depan saya. Sungguh luar biasa Tuhan menciptakan alam Papua yang menurut saya jauh lebih indah dibandingkan negara lain," ujarnya.

Karena itu, ia mengajak mereka yang hadir malam itu mengunjungi bumi Papua ketimbang melancong ke negara lain. Namun, Tompi tak bisa menyembunyikan kegalauannya, melihat Wamena yang tertinggal dibanding daerah lain di Indonesia.

"Sangat miris melihat saudara kita masih ada yang begitu tertinggal dan sangat membutuhkan
perhatian pemerintah,” ujar Tompi.

Pada hari ini juga dibuka pameran foto hitam putih, hasil jepretan Tompi di sela kunjungannya ke Papua. Ada juga foto-foto yang diambil Tompi di sela-sela kegiatannya, seperti foto portait Titi Rajo Bintang, Trio Lestari dan keseharian di Jakarta. Foto-foto yang dipamerkan ini diambil dengan kamera film (analog) yang diproses sendiri oleh Tompi. Ada 33 foto yang dipamerkan di sepanjang selasar Galeri Indonesia Kaya dan berlangsung mulai 14-31 Desember 2014.


“Foto-foto ini dijual namun tidak ada ketentuan harga, siapa saja yang berminat bisa menghubungi tim Galeri Indonesia Kaya dan menyebutkan angka yang diajukan untuk membeli foto ini. Semua hasil penjualan foto ini akan disumbangkan untuk saudara-saudara kita di Papua,” tambah Tompi.

Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation mendukung penuh aksi sosial Tompi ini. Selain dikenal sebagai penyanyi dengan karakter suara dan musikalitas yang unik, menurutnya Tompi juga merupakan sosok yang sangat peduli.

"Ide untuk menggelar pameran foto dimana hasilnya akan disumbangkan untuk saudara-saudara kita di Papua patut kita dukung," ujarnya.