Suara.com - Aktris dan presenter Jessica Iskandar ingin berbagi pengalaman ketika dirinya mendapat perlakuan pelecehan saat menggunakan jasa salon kecantikan di Irwan Team Salon yang terletak di mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, pada 29 Januari 2015 lalu.
Jessica akhirnya mengunggah foto ketika ia berada dalam ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya untuk melaporkan pelaku bernama Najib ke pihak kepolisian. Kartika Putri tampak menemani Jessica.
"Ini saat melapor ke polisi, usai mendapati pelecehan seksual dan pornografi di Irwan team salon. Selesai jam 3 pagi, karena begadang saat itu dan trauma kejadiannya aku sampai sakit hingga hari ini," tulis Jessica dalam keterangannya.
Ibu dari El Barack Alexander ini pun menjelaskan pakaian yang ia kenakan masih sama dengan yang dipakai saat berada di salon.
"Lihat pakaian yang aku pakai ke salon, longdress hitam panjang dan cardigan, dengan pakaian super ketutup ini aja pelecehan bisa terjadi."
Ia ingin menepis anggapan masyarakat bahwa dirinya mengenakan pakaian seksi ketika ke salon hingga akhirnya dilecehkan.
"Jangan pernah salahkan wanita atau si korban pada kasus pelecehan, tetapi ini adalah kesalahan total dari si pelaku atau prianya. Wanita manapun bukan untuk dilecehkan secara fisik atau nonfisik. Bagaimana jika pelecehan terjadi kepada ibumu, saudarimu atau pada dirimu sendiri? Laporkan kepada polisi!! Biar jera dan tidak ada pelecehan-pelecehan lain," tuntasnya.
Kartika Putri sempat mengutarakan alasan Najib merekam dada Jessica. Dikatakan Kartika, Najib merupakan salah satu penggemar Jessica.
"Alasannya bikin dongkol dan bikin kesel. Jadi aku sama sekali nggak iba sama si pelaku," kata Kartika.
Kartika juga kesal karena Najib hanya meminta maaf biasa saja. Dalam kasus ini, Jessica memutuskan mencabut laporan belum sampai 24 jam.
Alasan Jessica cabut laporan, menurut Kartika, Jessica merasa iba lantaran Najib memiliki anak kecil, dan terancam dicerai oleh istrinya.