Cerita Garin Nugroho Masuk Jadi Balon Walikota Yogya

Tomi Tresnady | Wahyu Tri Laksono
Cerita Garin Nugroho Masuk Jadi Balon Walikota Yogya
Edo Kondologit (kiri), Garin Nugroho, dan Cornelia Agatha di acara pertunjukan bertema

Masuk melalui JOINT yang dibentuk oleh mantan pimpinan KPK.

Suara.com - Sutradara dan budayawan Garin Nugroho masuk dalam bursa bakal calon (balon) Walikota Yogyakarta yang akan maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.

Garin mengaku awal mula dirinya berniat maju karena desakan dari teman-teman hijau dan budayawan. Lantas teman-teman tersebut menyarankan untuk maju melalui jalur independen.

"Nah, di Jogja ada organisasi independen namanya JOINT yang sebetulnya salah satu inisiatornya Pak Busyro, yang mantan pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)," kata Garin Nugroho dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (18/4/2016).

Sutradara Opera Jawa itu mengatakan, apalagi proses penjaringannya bukan berdasarkan figur melainkan melalui proses mekanisme demokratisasi yang tidak terjadi di tempat lain.

"Bedanya gini ya, di tempat lain kan ada sati figur, ya udah dialah, gitukan. Nah, kalau kami betul-betul yang belum pernah ke partai. Kalau Ahok kan pernah ke partai. Dan kemudian kami melalui prosedur demokratisasi, konvensi," kata sutradara Soegija tersebut.

"Mulai proses uji kelayakan dari mulai tingkat RW sampai panel tujuh ahli dan kelompok-kelompok representasi masyarakat. Ada ahli tata ruang, ahli peranan wanita, birokarasi dan sebagainya. Lewat prosedur itu, dari 30 jadi 15. Jadi lima lalu jadi satu dan nunjuk wakil. Sudah dua bulan ini terus menerus berlangsung."

Sejauh ini, yang masuk bursa penjaringan bakal calon walikota dari kalangan seniman Jogja bukan hanya Garin. "Ada yang lain tapi saya lupa," ujar Garin.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS