Kasus Anak di Sukabumi Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Ibu Kandung Depresi karena Diteror

Yazir F, Rena Pangesti

Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:44 WIB
Kasus Anak di Sukabumi Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Ibu Kandung Depresi karena Diteror
Lisnawati (kiri berhijab hitam), ibunda Nizam Syafei mendatangi kantor KPAI untuk meminta bantuan terkait kematian putranya, yang diduga karena menerima kekerasan dari ibu tiri. [Rena Pangesti/Suara.com]
baca 10 detik
  •  Ibu kandung Nizam Syafei meminta perlindungan LPSK karena mendapatkan ancaman via WhatsApp dan telepon.
  • Tekanan mental memicu depresi dan memperburuk kesehatan fisik (GERD) korban.
  • Pihak berwenang tengah melakukan asesmen medis dan psikologis untuk menentukan opsi perlindungan seperti safe house.

Suara.com - Kasus kematian Nizam Syafei, bocah di Sukabumi, Jawa Barat, diduga karena disiksa ibu tiri, TR, terus bergulir.

Ibu kandung Nizam, Lisnawati baru saja mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Ia datang untuk memohon perlindungan setelah menjadi sasaran berbagai teror dan ancaman.

Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati, mengungkapkan bahwa intensitas gangguan yang dialami Lisnawati telah sangat mengusik ketenangannya.

"Ibu Lisna mengalami banyak ancaman-ancaman, baik secara apa, WhatsApp, telepon, beberapa orang yang selalu menghubungi," kata Sri Suparyati di kantor LPSK, Ciracas, Jakarta Timur pada Jumat, 27 Februari 2026.

Intimidasi tersebut diduga kuat bertujuan agar Lisnawati berhenti menyuarakan keadilan atas kasus kematian tragis anaknya yang melibatkan TR. Akibat tekanan mental yang bertubi-tubi, kondisi psikis Lisnawati kini terguncang hingga membutuhkan pendampingan khusus.

"Dari sisi yang tadi terlihat kalau bu Lisna itu sedikit depresi gitu ya. Sehingga kami kemudian mengajukan asesmen psikologisnya," ujar Sri Suparyati.

Tak hanya kesehatan mental, kondisi fisik Lisnawati pun ikut merosot tajam. Beban pikiran terkait proses hukum yang sedang berjalan berdampak buruk pada kesehatan tubuhnya.

"Tadi itu Bu Lisna mengeluh dia juga punya gerd gitu ya dia juga punya apa ada sakit yang lain," tutur Sri lagi.

Saat ini, LPSK tengah melakukan serangkaian pemeriksaan mendalam terhadap Lisnawati guna menentukan langkah proteksi yang paling tepat.

baca juga

"Iya masih dilakukan asesmen, asesmen medis, asesmen psikologis dan juga lagi juga asesmen yang berkaitan dengan ancaman tersebut," jelas Sri Suparyati.

Pihak lembaga telah menyiapkan berbagai opsi perlindungan bagi saksi dan korban, mulai dari pengawalan melekat hingga penyediaan rumah aman (safe house).

"Sebenarnya LPSK itu kan punya beberapa program perlindungan. Diantaranya kan perlindungan fisik, perlindungan fisik yang sendiri juga kami ada turunannya," tutup Sri Suparyati.

Meski demikian, bentuk perlindungan spesifik yang akan diberikan kepada ibu lima anak tersebut masih menunggu hasil asesmen menyeluruh dari tim ahli LPSK.

Sementara itu, TR telah ditetapkan menjadi tersangka. Ia diduga menyiksa Nizam selama bertahun-tahun hingga akhirnya meninggal dunia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gen Z Wajib Tahu: Kapan Tren 'Bed Rotting' Jadi Bentuk Self-Care, Kapan Jadi Tanda Depresi?

Gen Z Wajib Tahu: Kapan Tren 'Bed Rotting' Jadi Bentuk Self-Care, Kapan Jadi Tanda Depresi?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:04 WIB

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:18 WIB

Novel Don't Tell Me Anything, Jeritan di Antara Batas Mimpi dan Realitas

Novel Don't Tell Me Anything, Jeritan di Antara Batas Mimpi dan Realitas

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Ulasan Dan Hujan Pun Berhenti: Kisah Kelam tentang Luka, Depresi, dan Harapan

Ulasan Dan Hujan Pun Berhenti: Kisah Kelam tentang Luka, Depresi, dan Harapan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri

Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:13 WIB

Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih

Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 14:30 WIB

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:30 WIB

Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja

Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:05 WIB

Review Novel Octopus Moon: Kisah Menyentuh tentang Depresi pada Anak

Review Novel Octopus Moon: Kisah Menyentuh tentang Depresi pada Anak

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 19:45 WIB

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:14 WIB

Terkini

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

×