Tips Anang Hermansyah Agar Jokowi 'Nggak' Pusing

Madinah | Suara.com

Senin, 20 Juni 2016 | 14:32 WIB
Tips Anang Hermansyah Agar Jokowi 'Nggak' Pusing
Anang Hermansyah dan Ashanty. [Suara.com/Nanda Hadiyanti]

Suara.com - Musisi sekaligus anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah menilai pemangkasan anggaran negara dalam RAPBN Perubahan 2016 hingga Rp 70 triliun disebabkan target penerimaan negara yang meleset. Padahal, memaksimalkan sumber penerimaan negara dari sektor ekonomi kreatif mampu mendukung pendapatan negara.

Dikatakan Anang, sektor ekonomi kreatif bisa dimanfaatkan untuk mengatrol penerimaan negara. "Asalkan pemerintah ada kemauan dan serius membenahi di sektor ekonomi kreatif ini," kata Anang dalam siaran persnya yang diterima redaksi suara.com

Menurut suami penyanyi Ashanty ini, setidkanya ada tiga sektor dari industri kreatif yang bisa dimanfaatkan negara untuk menambah sumber penerimaannya.

"Pertama dengan membentuk integrated box office system yang khusus memonitor sebaran film, berapa penonton dan tren film apa yang lagi digemari di suatu kota. Sistem ini akan memberi efek positif bagi pelaku seni, industri dan pajak. Semua menjadi transparan," urainya.

Anang menyayangkan hingga kini Indonesia belum memiliki sistem yang terintegrasi terkait dengan industri perfilman. Dengan adanya sistem ini, Anang optimistis penerimaan negara akan terangkat.

"Saya mendorong pemerintah segera mempercepat penerbitan Peraturan Menteri terkait dengan sistem Box Office itu," cetus Anang.

Sumber kedua yakni keberadaan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang hingga saat ini belum berjalan maksimal. Menurutnya, Kementerian Hukum dan HAM sebagi leading sector dalam urusan ini hingga saat ini belum melakukan langkah konkret.

"Sampai hari ini Peraturan Pemerintah tentang pendaftaran lagu agar mendapat lisensi dari pemetintah belum ada. Padahal itu masuk dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)," cetus Anang.

Adapun sumber ketiga yaitu mereformasi Lembaga Sensor Film (LSF) dengan mengubah UU No 33 Tahun 2009 dengan memasukkan pungutan yang dilakukan LSF masuk penerimaan negara.

"Merujuk Pasal 65 ayat (2) dan ayat (4) UU No 33 Tahun 2009 tentang Perfilman, pungutan yang dilakukan LSF tidak masuk kategori penerimaan negara seperti Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB)," terang politisi PAN ini.

Bila tiga sektor tersebut dibenahi dengan serius, Anang yakin tak akan terjadi pemangkasan anggaran negara oleh pemerintah.

"Belum lagi dari sektor lainnya di ekonomi kreatif yang tahun 2013 saja dapat menyumbang peneriman negara sebesar Rp 642 triliun," tandas Anang.

Anang menambahkan, mestinya pemerintah tak melihat ekonomi kreatif hanya sebagai sektor komplememter. pasalnya, sektor tersebut cukup signifikan menyumbang penenerimaan negara.

"Saat ini cukup jelas sekali kinerja Badan Ekonomi Kreatif tersandung oleh peraturan antarlembaga dan masih akutnya ego sektoral di dalam kementerian," kritik Anang.

Anang meminta Kepala Bekraf Triawan Munaf berani mendobrak dengan mengkreatifkan hubungan antarlembaga dan antarkementerian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anang Desak Reformasi di Tubuh LSF

Anang Desak Reformasi di Tubuh LSF

Entertainment | Minggu, 05 Juni 2016 | 16:08 WIB

Anang Kritik Menteri Luhut, Soal Apa?

Anang Kritik Menteri Luhut, Soal Apa?

Entertainment | Rabu, 01 Juni 2016 | 12:00 WIB

Hamil Anak Kedua, Ashanty Suka Pakai Baju Suami

Hamil Anak Kedua, Ashanty Suka Pakai Baju Suami

Entertainment | Minggu, 29 Mei 2016 | 09:44 WIB

Anang Komentari Sukses Film AADC2

Anang Komentari Sukses Film AADC2

Entertainment | Senin, 09 Mei 2016 | 13:44 WIB

Terkini

Dikaitkan Sosok SAM Si Pencabul Santri Pria, Ustaz Solmed Banjir Panggilan Ceramah

Dikaitkan Sosok SAM Si Pencabul Santri Pria, Ustaz Solmed Banjir Panggilan Ceramah

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Ustaz Solmed Pilih Sapi Kurban Bukan Cuma yang Besar

Ustaz Solmed Pilih Sapi Kurban Bukan Cuma yang Besar

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 06:00 WIB

Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea

Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:00 WIB

Diseret Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah: Namaku Clickbait Banget

Diseret Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah: Namaku Clickbait Banget

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:30 WIB

Acha Septriasa: Bertahan di Pernikahan Toksik Demi Anak Tak Selalu Benar

Acha Septriasa: Bertahan di Pernikahan Toksik Demi Anak Tak Selalu Benar

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dituduh Zalimi Pekerja hingga Viral, Selebgram Sindy HVT Bongkar Fakta Sebenarnya

Dituduh Zalimi Pekerja hingga Viral, Selebgram Sindy HVT Bongkar Fakta Sebenarnya

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:45 WIB

Demi Kelancaran Syuting Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Anggy Umbara Pakai Jasa Dukun Lokal

Demi Kelancaran Syuting Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Anggy Umbara Pakai Jasa Dukun Lokal

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:30 WIB

Kronologi Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Taulany: dari Soal Gaji hingga Penyekapan dan Pemukulan

Kronologi Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Taulany: dari Soal Gaji hingga Penyekapan dan Pemukulan

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:15 WIB

Sinopsis Train Dreams: Kisah Penebang Kayu yang Menembus Nominasi Oscar, Tayang di Netflix

Sinopsis Train Dreams: Kisah Penebang Kayu yang Menembus Nominasi Oscar, Tayang di Netflix

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Film Gonjiam Digarap Ulang Anggy Umbara, Banyak Kejutan yang Tak Ada di Versi Asli

Film Gonjiam Digarap Ulang Anggy Umbara, Banyak Kejutan yang Tak Ada di Versi Asli

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:30 WIB