Kontroversi Video Kampanye, Aa Gym ke Ahok: Saya Protes Keras!

Madinah Suara.Com
Senin, 10 April 2017 | 19:52 WIB
Kontroversi Video Kampanye, Aa Gym ke Ahok: Saya Protes Keras!
Ustadz Aa Gym. [Instagram]

Suara.com - Ustadz Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym melayangkan kritik kerasnya terhadap cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok  terkait video kampanyenya yang dinilai memojokkan umat Islam. Protes dilakukan Aa Gym lewat akun Twitternya.

"Pa AhOK saya protes keras video kampanye yang sangat menyudutkan umat Islam , ini fitnah yang sangat kotor dan keji," tulisnya.

Di cuitan selanjutnya, da'i kondang asal Bandung, Jawa Barat tersebut menyebut video kampanye pasangan nomor urut dua Pilkada DKI tersebut tidak sesuai dengan fakta yang ada. Aa Gym yang hadir dalam aksi damai bela Islam di Monas, jakarta Pusat beberapa waktu lalu membantah ada rasisme dalam aksi tersebut.

"Tak pernah kami mengatakan ganyang Cina sekalipun berjuta umat Islam berkumpul, bahkan kami menghormati, mengapa membuat video Fitnah ini?," tulisnya lagi.

"Kepada semua umat Islam yang terluka dengan kampanye kotor ini, diserukan tetap tenang dan jangan terprovokasi, jaga akhlak perkuat ibadah," lanjut Aa Gym.

Video iklan kampanye Ahok-Djarot menuai kritik. Tak sedikit yang bilang video tersebut menggambarkan keadaan Ibu Kota yang identik dengan aksi demonstrasi dan kekerasan.

Di video berdurasi dua menit itu, tampak sekumpulan orang berpeci berteriak sambi membawa kayu. Disitu, mereka juga terlibat bentrok dengan polisi. Kerumunan orang tadi kemudian mengintimidasi sebuah mobil yang ditumpangi seorang ibu dan anak kecil yang ketakutan. Tampak pula spanduk putih bertuliskan "Ganyang Cina"

Iklan ini juga dibubuhkan narasi:

"Saudara-saudaraku, seluruh warga jakarta. Waktu sudah mulai mendekat. Jadilah bagian dari pelaku sejarah ini dan akan kita tunjukan bahwa negara pancasila benar-benar hadir di Jakarta.

Baca Juga: Aa Gym Kutbah di Pernikahan Anak Sulung Aher

Kita juga akan tunjukan bahwa Bhinneka Tunggal Ika benar-benar bukan hanya jargon tapi sudah membumi di Jakarta.

Siapapun kalian, apa agama kalian, apa suku kalian, darimana asal usul kalian, saudara-saudara semua semua adalah saudara kita sebangsa dan setanah air dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama.

Jangan tanyakan darimana kau berasal. Jangan tanyakan apa agamamu. Tapi tanyakan apa yang telah kau perbuat untuk Jakarta."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI