Kisah Pilu Mandala, Siswa SMK Samarinda yang Meninggal Diduga Akibat Sepatu Kekecilan

Sumarni

Senin, 04 Mei 2026 | 15:18 WIB
Kisah Pilu Mandala, Siswa SMK Samarinda yang Meninggal Diduga Akibat Sepatu Kekecilan
ilustrasi sepatu hitam putih untuk sekolah (freepik/fabrikasimf)
baca 10 detik
  • Seorang siswa SMKN 4 Samarinda bernama Mandala meninggal dunia diduga akibat komplikasi kesehatan dari penggunaan sepatu kekecilan.
  • Mandala bekerja sebagai pramuniaga yang mengharuskannya berdiri lama, sehingga memperparah pembengkakan kaki karena ukuran sepatu tidak sesuai.
  • Kisah memprihatinkan Mandala viral di media sosial dan memicu empati luas dari warganet atas kondisi ekonomi keluarganya.

Suara.com - Kisah pilu seorang siswa SMKN 4 Samarinda bernama Mandala yang meninggal dunia setelah diduga mengalami masalah kesehatan akibat sepatu kekecilan menuai simpati luas dari warganet.

Cerita ini viral di media sosial dan menyentuh banyak hati, terutama setelah detail kehidupan Mandala terungkap ke publik.

Akun Instagram Instagram @pikology menjadi salah satu yang membagikan kisah tersebut. Dalam unggahannya, diceritakan bahwa sebelum meninggal dunia, Mandala sempat meminta ibunya untuk dibelikan sepatu baru.

“Bu bisa nggak belikan Mandala sepatu?” cerita sang ibu menirukan permintaan anaknya.

Namun, karena kondisi ekonomi, permintaan itu belum bisa langsung dipenuhi.

“Nanti dulu yah,” jawab sang ibu.

Jawaban sang ibu tersebut ternyata meninggalkan kesan mendalam. Mandala pun merespons dengan kalimat yang membuat banyak orang tersentuh.

“Mandala lupa kalau anak yatim,” ucapnya pelan.

Fakta lain yang terungkap semakin menambah keprihatinan. Mandala diketahui setiap hari mengenakan sepatu berukuran 40, sementara ukuran kakinya mencapai 44.

baca juga

Perbedaan ukuran yang cukup jauh ini diduga menyebabkan kakinya mengalami pembengkakan hingga berujung pada kondisi yang fatal.

Di sisi lain, Mandala bukan hanya berstatus sebagai pelajar. Ia juga mengikuti program magang sebagai pramuniaga di salah satu pusat perbelanjaan di Samarinda.

Pekerjaan tersebut menuntutnya untuk berdiri dalam waktu lama setiap hari. Hal ini dilakukan demi membantu perekonomian keluarga, mengingat kondisi yang serba terbatas.

Kombinasi antara sepatu yang tidak sesuai ukuran dan aktivitas fisik yang berat diduga memperparah kondisi kesehatannya.

Kisah ini pun menjadi sorotan karena menggambarkan realitas keras yang masih dihadapi sebagian anak di Indonesia.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet yang merasa sedih, marah, hingga menyesal karena tidak bisa membantu lebih awal. Banyak yang mengungkapkan empati mendalam terhadap kondisi Mandala.

“Aku marah banget sama orang tuanya, marah sama lingkungannya, marah sama diriku sendiri karena terlambat mengetahui hal ini tanpa bisa membantu apa-apa,” tulis salah satu warganet.

“Dek, di dunia kamu menderita, insya Allah di akhirat Allah bahagiakan kamu dengan banyak sepatu yang bebas kamu pilih,” tulis netizen lainnya.

“Ya Allah ampuni hamba yang kurang bersyukur. Semoga tidak ada anak Indonesia yang perlu merasakan ini,” sahut warganet lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah Tampang Kiai di Pati yang Diduga Cabuli 50 Santri hingga Hamil

Inilah Tampang Kiai di Pati yang Diduga Cabuli 50 Santri hingga Hamil

Entertainment | Senin, 04 Mei 2026 | 13:19 WIB

Aksi Berbahaya Pria Bergelantungan di Kap Mobil Viral, Lisa Mariana Sebut Ada Konflik Asmara

Aksi Berbahaya Pria Bergelantungan di Kap Mobil Viral, Lisa Mariana Sebut Ada Konflik Asmara

Entertainment | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:40 WIB

Fenomena Awan Pelangi Bikin Heboh, Disebut Aurora Cabang Jonggol

Fenomena Awan Pelangi Bikin Heboh, Disebut Aurora Cabang Jonggol

Entertainment | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:20 WIB

dr. Myta Aprilia Azmi Meninggal Diduga Overwork Saat Internsip, Ini Tuntutan Keras Alumni FK Unsri

dr. Myta Aprilia Azmi Meninggal Diduga Overwork Saat Internsip, Ini Tuntutan Keras Alumni FK Unsri

Entertainment | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:20 WIB

Aksi Spontan Dua Siswi SMA Bikin Haru di Malioboro, Ikut Nyanyi Bareng Pengamen

Aksi Spontan Dua Siswi SMA Bikin Haru di Malioboro, Ikut Nyanyi Bareng Pengamen

Entertainment | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Seorang Ibu Curhat Anaknya Tewas Dikeroyok, Hotman Paris Minta Pelaku Segera Ditahan

Seorang Ibu Curhat Anaknya Tewas Dikeroyok, Hotman Paris Minta Pelaku Segera Ditahan

Entertainment | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:41 WIB

Terkini

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 08:23 WIB

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:18 WIB

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:12 WIB

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:11 WIB

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:09 WIB

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:06 WIB

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan

Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 18 September 2026, Siapa Paling Beruntung Soal Keuangan?

Ramalan Shio Hari Ini 18 September 2026, Siapa Paling Beruntung Soal Keuangan?

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

×