Ini Penyebab Jabang Bayi Asri Welas Kekurangan Air Ketuban

Ferry Noviandi | Ismail
Ini Penyebab Jabang Bayi Asri Welas Kekurangan Air Ketuban
Asri Welas menunjukkan anak ketiganya. [Ismail/Suara.com]

Asri Welas melahirkan anak ketiga dengan jenis kelamin laki-laki, Senin (15/4/2019).

Suara.com - Asri Welas menceritakan bagaimana dia terharu setelah melahirkan putra ketiganya, pada 15 April 2019, di Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Asri Welas mengaku menangis karena sang jabang bayi harus melahirkan lebih cepat dari prediksi awal. Awalnya sang buah hati diperkirakan lahir pada 29 April, tapi karena ada masalah dimajukan menjadi 15 April kemarin.

"Kemarin sempat meng-upload kesedihan. Biasalah namanya ibu-ibu kalau sesuai artinya lebih matang, tapi ini kan maju berarti kan ada apa-apanya," kata Asri Welas, saat menggelar jumpa pers bersama suami, Galiech Ridha Rahardja di Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Menteng di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Asri Welas mengaku mengunggah video sedihnya karena belum tahu apa yang akan terjadi pada jabang bayinya. Apalagi setelah dokter meminta persalinan dipercepat karena air ketuban berkurang sebanyak 50 persen.

"Saya menderita diare, sampai yang keluar tuh air. Waktu itu sebenarnya sudah menjaga makan kayak nggak jajan di luar, tapi memang ada beberapa film yang keluar, aktivitasnya banyak. Jadi sedih karena kelahirannya direncanakan, tanggal 29 April kemudian maju jadi dua minggu," jelas bintang film Keluarga Cemara ini.

Menurut pemeriksaan pihak dokter, Asri Welas mengalami oligohidramnion atau kekurangan air ketuban. Masalah ini dapat mengakibatkan bayi di dalam kandungan ibunya bisa kekurangan nutrisi.

"Makanya harus dilahirkan demi kebaikan anaknya. Jadi kita rawatnya di luar rahim, untuk nutrisinya nggak nyampe, makanya harus dilahirkan lebih cepat," jelas dr Dimple Nagrani salah satu dokter yang merawat Asri Welas.

Setelah melahirkan bayi yang diberi nama Renzo Gibrar Ridharaharja, Asri Welas langsung menangis. Namun si bayi wajib dimasukan ke dalam ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) karena prematur.

Asri Welas bersama suami, Galiech Ridha Rahardja. [Ismail/Suara.com]
Asri Welas bersama suami, Galiech Ridha Rahardja. [Ismail/Suara.com]

"Memang pas lahir bayinya langsung menangis. Tapi untuk memastikan bayinya suhunya stabil, menyusuinya bagus, kemudian kita memastikan organ tubuhnya," tutur dr. Dimple.

Kini bayi yang disapa Ibrar itu sudah dalam keadaan baik. Bahkan sudah digendong dan disusui oleh Asri Welas. "Jadi bayi saya sudah diberikan ASI, bahkan sudah saya gendong," tutur Asri Welas.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS