Suara.com - Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020). Sebelum tutup usia, penyanyi dijuluki The Godfather of Broken Heart ini sempat berencana menggelar konser tunggal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.
Konser itu seharusnya digelar pada 10 Juni 2020 sebagai penanda 30 tahun Didi Kempot berkarier di industri musik Tanah Air.
Dalam jumpa pers Hotel Santika di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Selasa (10/3/2020), Didi Kempot bilang konser tersebut dia dedikasikan untuk musik tradisional Indonesia.
"Konser ini adalah penghargaan untuk musik tradisional Indonesia, sekaligus memperingati 30 tahun saya berkarya," kata Didi Kempot.

Tak lupa, pelantun Stasiun Balapan ini mengaku senang lagu-lagunya bisa dinikmati generasi milineal. Didi Kempot juga mengatakan kalau bahagia saat melihat para penonton bersenang-senang ketika melihatnya di atas panggung.
"Sepanjang saya berkarya, ada banyak momen tak terlupakan. Salah satunya adalah saat saya bernyanyi dan penonton ikut menyanyi, berjoget, bahkan menangis, menghayati lagu-lagu saya," tutur Didi Kempot.
Sayangnya, Didi Kempot belum bisa mewujudkan keinginannya buat menggelar konser bertajuk 'Ambyar Tak Jogeti' tersebut. Dia dinyatakan meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah pagi tadi dengan dugaan serangan jantung.