Suara.com - Nikita Mirzani blak-blakan menyebut Sajad Ukra seorang penipu. Terbukti dari permohonan ganti nama sang anak yang diajukan mantan suaminya itu ke Pengadilan Negeri Tangerang.
"Buat aparatur negara semuanya di seluruh Indonesia kalau ada yang namanya Sajad Ukra melapor jangan diterima karena dia penipu," kata Nikita Mirzani di Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (8/9/2020).
"Ini alamat Sajad, agamanya kristen. Jenis kelamin laki-laki, karyawan swasta. Tinggal di Banjar Wijaya, Tangerang," sambungnya.
Selain memalsukan tempat tinggal, dalam salinan itu tertulis nama pemohon yakni, orang tua kandung atau ibu kandung yang tak lain Niki sapaan akrabnya. Padagal perempuan 34 tahun itu tak pernah mengajukan permohonan tersebut.
![Sajad Ukra dalam jumap pers di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2017). [suara.com/Ismail]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/04/02/46587-sajad-ukra-dalam-jumap-pers-di-kawasan-fatmawati-jakarta-selatan.jpg)
"Nah ini bahwa pemohon adalah orang tua atau ibu kandung dari yang masih di bawah umur yakni Azka Raqila Mawardi. Sejak kapan ada ginian, gue kan kagak suka sama dia. Kok bisa-bisanya dia bikin gini mengada-ngada. Jadi semuanya sama dia dibikin cerita gitu," ungkapnya.
Pemeran film Comic 8 ini mengaku bingung masih diganggu oleh Sajad Ukra. Pasalnya, sejak mengandung hingga merawat sang anak tidak pernah sekali pun dia mengganggu Sajad Ukra.
"Gua bingung kadang-kadang harus menyetopnya harus seperti apa, kalau lapor polisi kan sebenarnya itu adalah buang waktu. Tapi mau ngggak mau, daripada nanti yang sono duluan gue kecolongan lagi, yang sudah-sudah kan gue selalu kecolongan, jadi mendingan sekarang aja, balik lapor," tegasnya.
Janda anak ini menduga mantan suaminya belum move on sehingga terus mengusik hidupnya.
"Sepertinya seperti itu (belum move on). Bisa lihat sendiri istri sirinya seperti apa bentuknya kan. Bukannya mau gimana-gimana gue walaupun anak 3 badan masih sekel, montok, tuh, kenceng gitukan. Duit makin banyak ya kan. Popularitas makin parah, bisnis makin merajalela, ya mungkin kalau nggak bisa move on wajar," imbuhnya.
"Tapikan yang berlalu sudahlah berlalu gitu kan, dia sudah sama yang lain aku pun ya sendiri aja gitu," sambungnya.
Atas dugaan pemalsuan data tersebut, Nikita Mirzani membuat laporan di Polres Metro Tangerang Kota. Laporan itu dimasukkan olehnya pada Selasa (8/9/2020).
Dalam salinan penetapan terhadap permohonan ganti nama itu tercantum nama Sajad Ukra dengan alamat di Banjar Wijaya, Tangerang. Persoalannya, Sajad, tak pernah tinggal di alamat yang dimaksud.
"Dari dasar itu saya komunikasikan dengan Niki. Saya selanjutnya ke kelurahan Banjar Wijaya menanyakan apakah ada orang ini, Sajad Ukra yang tinggal di sana. Kita tanyakan ternyata ada surat dari kelurahan yangg intinya tidak ada orang itu," kata kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid.
Kendati begitu, Nikita dalam laporannya tak mencantumkan siapa terlapornya. Fahmi mengatakan biar polisi yang menentukannya.
"Karena kita ingin dilakukan proses hukum yang transparan, kita mau dilidik. Tapi yang penting dalam surat pemohon itu ada nama Sajad Ukra berdasarkan penetapannya," katanya.