alexametrics

Chef Renatta: Nggak Harus Gahar dan Tatoan Untuk Kerja di Dapur

Sumarni | Evi Ariska
Chef Renatta: Nggak Harus Gahar dan Tatoan Untuk Kerja di Dapur
Chef Renatta Moeloek [Instagram/renattamoeloek]

Chef Renatta kini menjadi salah satu idola di kalangan laki-laki.

Suara.com - Arnold Poernomo atau Chef Arnold menilai sosok rekannya, Chef Renatta memiliki aura berbeda dari juri-juri sebelumnya di MasterChef Indonesia.

Bagaimana tidak, pemilik nama asli Puti Renatta R Moeloek ini langsung populer sejak muncul di layar kaca.

Hal itu diungkap Chef Arlond saat berbincang di channel YouTubenya tentang kepopuleran Chef Renatta, dikutip Suara.com Selasa (20/10/2020).

"You know what i think (kamu tau apa yang aku pikir) sebenarnya yang membuat 'jedeeer' Renatta segini hebohnya itu emang lo membawakan aura (berbeda)," kata Chef Arnold.

Baca Juga: Dikira Jadi Guest, Chef Renatta Cerita Awal Jadi Juri MasterChef

Chef Juna, Chef Renatta dan Chef Arnold [Instagram/@renattamoeloek]
Chef Juna, Chef Renatta dan Chef Arnold [Instagram/@renattamoeloek]

Dengan karakter tomboy dan bertato dinilai menjadi nilai jual dari sosok Chef Renatta.

"Dan ini lah, lo membawa aura baru yang selama ini di TV itu nggak harus cantik-cantik gimana dan lain sebagaimana, (lo kayak) benar-benar kayak gahar, tatoan," sambungnya.

Lebih lanjut Chef Arnold mengatakan, ciri khas Chef Renatta itu membuat kaum adam tertarik. Tak hanya keren tapi juga pintar memasak.

"Itu aku rasa benar-benar itu menggambarkan buat setengah orang-orang yang selama ini dilihat itu cowok gahar keren. Karena kehadiran itu di Tv dan ada lo-nya yang membawa itu," ujarnya Chef Arnold.

Sementara Chef Renatta membenarkan gayanya memang menjadi aura baru bagi Master Chef Indonesia. Mengingat mayoritas Chef yang muncul sebelumnya memiliki kesan feminin.

Baca Juga: Coba Masak, Jerome Polin Sukses Buat Chef Arnold dan Warganet Ngakak

Kendati begitu, dia merasa gaya keren buka suatu kewajiban. Dia bilang, semua perempuan memiliki bakat yang sama dengannya soal urusan dapur.

Komentar