Yuyun Sukawati Sambangi Komnas Perempuan Meminta Perlindungan

Ferry Noviandi, Yuliani

Jum'at, 09 April 2021 | 12:31 WIB
Yuyun Sukawati Sambangi Komnas Perempuan Meminta Perlindungan
Pesinetron Yuyun Sukawati [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Yuyun Sukawati menyambangi Komnas Perempuan untuk meminta perlindungan. Usai melapor ke KPAI atas penganiayaan yang dialami anaknya Rabu 6 April lalu, kini giliran Yuyun yang minta perlindungan.

"Kemarin kami sudah ke KPAI untuk buat LP anak. Sekarang kami fokus untuk LP ibunya yaitu KDRT yang dialami saat ini, baik fisik maupun psikis," kata pengacara Yuyun Sukawati, Lissa V,  saat ditemui di Komnas Perempuan, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).

Alasannya, Yuyun Sukawati selama ini memendam perlakuan tidak baik suaminya karena hal itu adalah aib rumah tangga. Namun, rasa sakit hati dan kesabarannya sudah sampai pada batasnya.

"Selama ini klien saya diam tidak mengumbar ngomong ke sana sini karena sadar betul dia adalah suaminya. Cuma terkait kenapa baru sekarang itu karena sudah puncak dari masalah yang harus ditutup-tutupi," ujar Lissa.

Namun, sayangnya pengaduan Yuyun Sukawati belum bisa diproses Komnas Perempuan lantaran sang ketua tidak ada di kantornya. Sehingga dijadwal ulang pada 12 April 2021.

"Tadi di-reschedule untuk hari Senin. Nanti kami akan kumpul lagi untuk menghadiri pertemuan dengan ketua komnas perempuan. Untuk hasilnya kita tunggu hari pertemuan itu," ucap Lissa.

Yuyun Sukawati mengaku hanya bisa pasrah menunggu 12 April. Harapan perempuan 44 tahun ini masalahnya segera selesai.

"Ya lagi lagi diuji kesabarannya sama Yang di Atas. Apa yang saya alami benar-benar saya alami, saya berharap dari semua ini KPAI maupun Komnas Perempuan dan polres segera selesai," tutur Yuyun Sukawati.

baca juga

Pemeran Santi di sinetron Jin dan Jun itu mengaku belum tenang jika belum terlindung payung hukum. Sebab ia mengaku trauma pada suaminya, Fajar Umbara.

"Belum tenang, Masih belum apa ya, namanya saya baru mengalami sesuatu yang saya tdk pernah bayangkan. Yang dulu saya tahunya KDRT, pemukulan suami ke istri atau bapak ke anak, saya tahunya cuma di tv. Sekarang saya mengalami sendiri. Itu saja," kata Yuyun Sukawati.

Sebelumnya, Yuyun Sukawati juga sudah resmi melaporkan Fajar Umbara ke Polres Tangerang Selatan. Kemudian, Yuyun melapor ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021). Yuyun Sukawati datang bersama tim kuasa hukumnya dan putranya, HAW yang berusia 14 tahun.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Gumpalan Berbercak Darah Ditemukan di Parit, Polisi Lakukan Ekshumasi di Madiun

Gumpalan Berbercak Darah Ditemukan di Parit, Polisi Lakukan Ekshumasi di Madiun

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 17:51 WIB

Promo Makan di Yoshinoya, Dapatkan Cashback Langsung dari BRI

Promo Makan di Yoshinoya, Dapatkan Cashback Langsung dari BRI

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 17:46 WIB

Viral Wanita Ngamuk Tuduh Bocah Laki-laki 4 Tahun Sentuh Bokongnya di China

Viral Wanita Ngamuk Tuduh Bocah Laki-laki 4 Tahun Sentuh Bokongnya di China

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:45 WIB

Sempat Dikira Titik Terang, Temuan Pelampung Dipastikan Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang

Sempat Dikira Titik Terang, Temuan Pelampung Dipastikan Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:45 WIB

Karhutla Bromo Meluas ke Bukit Teletubies, Petugas Berpacu dengan Angin dan Medan Curam

Karhutla Bromo Meluas ke Bukit Teletubies, Petugas Berpacu dengan Angin dan Medan Curam

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 17:44 WIB

GWM Luncurkan Wey G9 Hi4 dengan Pilihan Mesin Hybrid dan Plug-in Hybrid

GWM Luncurkan Wey G9 Hi4 dengan Pilihan Mesin Hybrid dan Plug-in Hybrid

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 17:37 WIB

Geledah Rumah Wakil Rektor hingga Guru SMA, KPK Temukan Bukti Praktik Titip Calon Mahasiswa Unsoed

Geledah Rumah Wakil Rektor hingga Guru SMA, KPK Temukan Bukti Praktik Titip Calon Mahasiswa Unsoed

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:37 WIB

Daftar Merek Mobil Terlaris Januari-Agustus 2026: Toyota Kokoh di Puncak, Brand Tiongkok Unjuk Gigi

Daftar Merek Mobil Terlaris Januari-Agustus 2026: Toyota Kokoh di Puncak, Brand Tiongkok Unjuk Gigi

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 17:37 WIB

KPK Geledah 6 Lokasi di Banyumas-Tasikmalaya, Sita Dokumen Praktik Titipan Maba Unsoed

KPK Geledah 6 Lokasi di Banyumas-Tasikmalaya, Sita Dokumen Praktik Titipan Maba Unsoed

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:33 WIB

Tali Pusar Masih Menempel, Bayi Baru Lahir Dibuang di Kardus Bekas Warung Lamongan

Tali Pusar Masih Menempel, Bayi Baru Lahir Dibuang di Kardus Bekas Warung Lamongan

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 17:32 WIB

×