alexametrics

Ustaz Zacky Mirza Sayangkan Aksi Uki eks NOAH Berhenti Main Musik Usai Hijrah

Sumarni | Yuliani
Ustaz Zacky Mirza Sayangkan Aksi Uki eks NOAH Berhenti Main Musik Usai Hijrah
Uki NOAH [Instagram]

Dia merasa Uki eks NOAH bisa saja menyiarkan dakwah lewat musik.

Suara.com - Hijrahnya mantan gitaris band NOAH, Mohammad Kautsar Hikmat atau Uki membuat heboh dunia musik. Bagaimana tidak, dia menyebut musik sebagai pintu maksiat.

Rupanya, sikap Uki eks NOAH yang langsung membuang bakat musiknya setelah hijrah disayangkan oleh Ustaz Zacky Mirza.

"Kalau saya sih berharap buat temen-temen yang hijrah nggak ninggalin musik seutuhnya, justru menjadikan musik sebagai dakwah, contoh mendiang Uje," ungkap Ustaz Zacky Mirza saat ditemui di kawasan Kebayoran lama Jakarta Selatan, Minggu (1/8/2021).

"Dimana dia (almarhum) mampu menjadikan musik menjadi media dakwah. Kan keren," sambungnya.

Baca Juga: Uki eks NOAH Sebut Musik Haram, Ustaz Zacky Mirza Bilang Begini

Tangkapan layar video klarifikasi kabar hoaks Ustaz Zacky Mirza meninggal. [Ist]
Tangkapan layar video klarifikasi kabar hoaks Ustaz Zacky Mirza meninggal. [Ist]

Namun melihat sikap Uki kini, Ustaz Zacky Mirza mewajarkan. Ia menduga hal itu dipengaruhi latar belakang dan pergaulannya saat ini.

"Gini, orang itu kan punya fase berpikir yang tidak sama. Yang tau kemarin cara berpikirnya a, bisa jadi sekarang berpikirnya b, tergantung latar belakang, guru, pergaulan, sahabat," ujarnya.

Dia menduga Uki kini memiliki cara pandang berbeda karena lingkungannya sudah berbeda. Apalagi dulunya Uki konsentrasi di musik, sehingga hal itu pasti jadi pembahasan mendasar.

"Jadi menurut saya ada cara pandang yang memang berbeda ya. Apalagi dulu beliau konsen di musik," tuturnya.

Menurut Ustaz Zacky Mirza, selama perbedaan itu tidak menimbulkan permusuhan hal itu tidak perlu dipermasalahkan. Terpenting tidak boleh meyakini bahwa surga adalah milik satu golongan.

Baca Juga: Gamers Cantik yang Suka Gombalin Ariel Noah Pernah Pose dengan Honda Supra, Publik Salfok

"Menurut saya biarkan perbedaan itu ada, selama tidak menganggap orang yang beda itu adalah musuh," pungkasnya.

Komentar