Suara.com - Polda Metro Jaya berhasil membongkar kasus penipuan berkedok give away dengan mencatut nama artis Baim Wong. Menanggapi hal itu, Baim begitu bersyukur.
"Ya alhamdulilah udah ketangkep ya. Ada 10 (pelaku) kan," kata Baim Wong saat ditemui di daerah Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (8/9/2021).
![Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam pengungkapan kasus penipuan dengan mencatut nama Baim Wong di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (7/9/2021). [Suara.com/Muhammad Yasir]](https://media.suara.com/pictures/original/2021/09/07/72987-kasus-penipuan-catut-nama-baim-wong.jpg)
Baim Wong bersyukur lantaran tak ada lagi orang yang menjadi korban dari penipuan. Apalagi, setelah ditelusuri tindak penipuan tersebut sudah berjalan sekitar setahun.
"Tapi emang saya pribadi juga udah minta tolong ke Polda langsung," katanya.
Baim sendiri baru melaporkan kasus tersebut beberapa bulan lalu. Dia angkat topi buat aparat kepolisian karena terbilang cepat bergerak dan menangkap pelaku.
![Paula Verhoeven dan Baim Wong [Iinstagram paulaverhoeven]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/05/23/79007-paula-verhoeven-dan-baim-wong-iinstagram-paulaverhoeven.jpg)
"Karena udah beberapa bulan yang lalu, Juni atau Juli sudah di laporin. Dan prosesnya juga lumayan cepet," kata suami Paula Verhoeven ini.
Diberitakan sebelumnya, Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro mengamankan 10 orang yang merupakan pelaku penipuan dengan mencatut nama Baim Wong.
Para pelaku menipu korbannya dengan kedok pemenang hadiah uang tunai senilai Rp 50 juta secara cuma-cuma alias giveaway.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, pengungkapan kasus ini berawal atas adanya laporan dari Baim Wong.
"Pelapornya adalah saudara Baim Wong sendiri dan WT," kata Yusri di kantornya, Selasa (7/9/2021).
Lebih lanjut kata Yusri, sindikat ini terbagi ke dalam dua kelompok. Masing-masing kelompok beranggotakan dua dan delapan orang.
Persamannya, kedua sindikat ini menggunakan modus serupa. Mereka menjaring korban lewat pesan singkat atau SMS.
"Modusnya dia kirim SMS blast ke korban secara acak, random isinya selamat nomor anda dapat hadiah Rp50 juta give way dari Baim Wong," kata Yusri.
Jika korban percaya dengan sms tersebut, sindikat pelaku penipuan lantas meminta sejumlah uang.
Dalihnya, uang itu untuk biaya administrasi, pajak, hingga biaya peliputan untuk ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta.