Mueng Engingeng Serahkan Rekaman Penganiayaannya sebagai Bukti Laporan

Ferry Noviandi, Ismail

Senin, 25 Oktober 2021 | 23:27 WIB
Mueng Engingeng Serahkan Rekaman Penganiayaannya sebagai Bukti Laporan
Mueng Engingeng [Instagram]

Suara.com - Komedian Mueng Engingeng sempat merekam aksi kekerasan yang dilakukan tetangganya. Rekaman itu pun kini sudah diserahkan ke polisi sebagai barang bukti.

"Pada saat Moeng diancam itu, Mueng sempat merekam kejadiannya. Bukti rekaman ini sudah kami serahkan kepada penyidik," kata kuasa hukum Mueng, Umbu R. Samapaty, saat ditemui di Polsek Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (25/10/2021).

Bintang sinetron Tuyul dan Mbak Yul Reborn, Mueng Engingeng mengaku dianiaya tetangga [YouTube: KH Infotainment]
Bintang sinetron Tuyul dan Mbak Yul Reborn, Mueng Engingeng mengaku dianiaya tetangga [YouTube: KH Infotainment]

Kuasa hukum Mueng Engingeng berharap bukti tersebut bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan saat menggelar gelar perkara.

Pihak penyidik pun sudah menjadwalkan gelar perkara. Bila tidak berhalangan polisi akan melaksanakannya pada Selasa (26/10/2021).

"Info terakhir besok akan diadakan gelar perkara. Di mana kami dijanjikan minggu kemarin," ujar Umbu.

Mueng Engingeng (kedua dari kiri) bersama Shaheer Sheikh dan pemeran bintang sinetron Tuyul dan Mbak Yul Reborn lainnya. [Instagram]
Mueng Engingeng (kedua dari kiri) bersama Shaheer Sheikh dan pemeran bintang sinetron Tuyul dan Mbak Yul Reborn lainnya. [Instagram]

Menurut kuasa hukum Mueng Engingeng, polisi sudah memberi bocoran mengenai gelaran perkara yang akan dilakukan penyidik.

"Ketika saya menemui penyidik. Penyidik sudah melihat gambaran kepada saya, materi gelar yang akan mereka lakukan. Jadi bahan gelar perkara ini untuk menaikan tingkatan penyidikan yang dari penyelidikan menjadi penyidikan," imbuh Umbu.

Mueng Engingeng (kanan). [Instagram]
Mueng Engingeng (kanan). [Instagram]

Seperti diketahui Mueng Engingeng, pemain sinetron Tuyul dan Mbak Yul Reborn mengaku bahwa dia menjadi korban penganiayaan. Menurut pengakuannya, pelaku adalah tetangganya sendiri.

Peristiwa itu terjadi saat Mueng Engingeng baru saja tiba di rumah, tepatnya pada 25 Mei 2021. Tanpa ada kejelasan, tetangga itu berkata kasar kepada aktor difabel ini. Akibat kejadian tersebut mukanya sempat mengalami luka lebam. Tidak hanya itu bagian tangannya juga terluka karena diseret oleh pelaku.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×