Array

Wirda Mansur Bongkar Kondisi Keuangan PayTren, Warganet Curigai 5 Poin Ini

Farah Nabilla Suara.Com
Rabu, 13 April 2022 | 16:01 WIB
Wirda Mansur Bongkar Kondisi Keuangan PayTren, Warganet Curigai 5 Poin Ini
Putri Yusuf Mansur, Wirda Mansur (@wirda_mansur)

Suara.com - Kontroversi mengenai PayTren yang dikelola oleh ustaz Yusuf Mansur menjadi perbincangan hangat baru-baru ini. Pasalnya, video yang menampilkan dirinya marah-marah meminta uang sebesar Rp. 1 triliun untuk PayTren tersebar luas di media sosial. Sontak, para warganet mulai mempertanyakan persoalan keuangan dalam bisnis keuangan yang diprakarsai oleh sosok ustaz tersebut.

Lantas, putri dari ustaz Yusuf Mansur, Wirda Mansur juga turut buka suara bongkar kondisi keuangan di PayTren. Alih-alih memberikan kejelasan yang mampu meredam kontroversi yang terjadi, klarifikasi yang ditulis oleh Wirda Mansur malah membuat warganet curiga.

Beberapa warganet menyoroti beberapa poin yang mencurigakan dari pernyataan Wirda terkait kondisi keuangan di Paytren. 

Apa saja pernyataan Wirda yang memunculkan kecurigaan warganet? Simak beberapa poin yang membuat warganet curiga berikut.

1. Gaji Karyawan

Seorang warganet curiga mengenai gaji karyawan PayTren (Twitter/@fallinlucy)
Seorang warganet curiga mengenai gaji karyawan PayTren (Twitter/@fallinlucy)

Gaji karyawan yang bekerja di PayTren telah menjadi sorotan warganet. Warganet menyayangkan sekaligus curiga terhadap Wirda yang mengaku bahwa PayTren memperjuangkan produk 100% Indonesia akan tetapi muncul berbagai tudingan dan laporan bahwa gaji 20 bulan karyawan tidak dibayar. 

"Ngakunya memperjuangkan produk yang 100% Indonesia, tapi gaji karyawan 20bln gak dibayar. Wirda, kamu mau menghalalkan perbudakan atau gimana?," tulis seorang warganet dalam cuitan melalui akun Twitternya.

2. Korban investasi

Kecurigaan warganet tentang korban investasi PayTren (Twitter/aramadhany570)
Kecurigaan warganet tentang korban investasi PayTren (Twitter/aramadhany570)

Tak hanya para karyawan, warganet juga mencurigai tentang uang korban investasi yang tak kunjung dikembalikan. Tak tanggung-tanggung, mereka juga mencurigai sumber uang untuk kuliah ke luar negeri Wirda. 

"kebanyakan b**** ya, kuliah keluar Negeri itu uang nya dari mana Wirda, Cepat kembalikan uang kami para korban PayTren," tulis warganet di Twitter.

3. Logo Paytren di tim sepak bola Lechia Gdansk

Kecurigaan warganet terhadap pernyataan Wirda bahwa PayTren membeli tim sepak bola Lechia Gdask
Kecurigaan warganet terhadap pernyataan Wirda bahwa PayTren membeli tim sepak bola Lechia Gdask

Wirda Mansur juga mengaku bahwa PayTren membeli tim sepak bola asal Polandia, Lechia Gdask. Namun, kecurigaan warganet muncul ketika mereka tidak menemukan adanya pernyataan dari klub tersebut melalui situs hingga akun resmi Lechia Gdask.  

Baca Juga: Wirda Mansur Sebut Paytren Pernah Disuntik Dana Rp 4 Triliun Oleh Investor Aplikasi Transportasi

Bahkan, seorang warganet juga mengaku telah mencari di situs berbahasa Inggris hingga Polandia.

"(((beli klub sepak bola Lechia Gdansk))) ngga pernah ada statement ini dari situs/akun resmi klub aku sampe searching situs bahasa Inggris, bahkan Polandia. hasilnya: ga ada bukti PayTren beli saham Lechia apakah ini bahan selanjutnya bagi netijen buat ngerujak Wirda?," tulis seorang warganet yang curiga terhadap pertanyaan Wirda mengenai PayTren membeli klub Lechia Gdask.  

Warganet lainnya juga menemukan bahwa tidak ada logo PayTren di seragam tim tersebut.

"Valuasi Paytren tidak segagah dulu Wirda. Logo Paytren juga sudah hilang dr Lechia Gdansk. Paytren sedang tidak baik-baik saja. Investor bakal pikir dua kali sekarang kalau mau beli .. Kondisi Paytren yg gak pasti kayak gini, harga bisa dibanting..," tulis warganet lainnya.

4. Lisensi dari Bank Indonesia

Seorang warganet menelusuri status lisensi PayTren di BI (Twitter/san_jotaro)
Seorang warganet menelusuri status lisensi PayTren di BI (Twitter/san_jotaro)

Warganet juga ikut menyoroti pernyataan Wirda mengenai PayTren sebagai e-wallet.

Usut punya usut, seorang warganet menemukan bahwa status lisensi yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia untuk PayTren hanya berupa lisensi e-money. Sedangkan e-wallet memerlukan jenis lisensi yang tersendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI