facebook

Marshel Widianto Mewek gegara Diberitakan Ngumpat saat di Polda

Yohanes Endra | Dea Dezellynda Madya Ratri
Marshel Widianto Mewek gegara Diberitakan Ngumpat saat di Polda
Marshel Widianto [Instagram]

Bukan bermaksud kesal, saat itu Marshel Widianto hanya kepentok kamera wartawan.

Suara.com - Marshel Widianto diperiksa polisi gegara membeli video porno milik Dea OnlyFans. Ia bahkan harus mendatangi Polda Metro Jaya untuk menjadi saksi.

Saat hadir di Polda, Marshel Widianto dikerumuni awak media. Tapi ada salah satu kejadian yang membuat komika tersebut merasa sakit hati.

Hal itu ia ungkapkan saat hadir di channel YouTube Deddy Corbuzier. Marshel membongkar kejadian sebenarnya saat ia mengumpat ketika datang ke Polda.

Bukan bermaksud kesal, saat itu ia hanya kepentok kamera wartawan. Tapi ia menyesalkan kenapa judul berita yang beredar dibuat sangat heboh.

Baca Juga: Diperiksa Polisi Gegara Jajan Video Bokep, Marshel Widianto Ngaku Minder dengan Coki Pardede dan Fico Fachriza

Marshel Widianto (YouTube.com)
Marshel Widianto (YouTube.com)

"Waktu saya dateng di Polda, jadi rame banget tu om Ded. Semua rame banget, sumpah. Itu nggak dikasih ruang untuk buka (pintu mobil). Akhirnya saya turun, udah dapet tuh turun. Nah saya kepentok tuh sama kamera. Terus ada orang yang bilang 'bang nggak apa-apa kan bang?'. Terus saya bilang 'gue nggak apa-apa anying', jadi headline," ungkap Marshel.

"'Marshel mengumpat, ketika di Polda ngomong anying'. Tuhan Allah bapa di sorga saya bilang, aduh kok begitu? Aneh banget, sedih saya, makanya nih..... sedih banget," kata Marshel berkaca-kaca.

Marshel merasa diperlakukan seperti tersangka kasus kriminal. Ia sedih karena pemberitaan yang kelewat heboh tersebut.

"Maksudnya... ya gue tahu lo nyari duit tapi jangan sebegitunya lah maksudnya, gue nggak ngapa-ngapain, gue nggak nyolong, gue tidak melecehkan, gue tidak make orang abis itu bayar, gue nggak nonton bokep di ruang DPR. Aneh banget, gitu," kata Marshel.

Baca Juga: Tangis Marshel Widianto Pecah Bahas Dikejar Media: Gue Kan Enggak Korupsi

Komentar