"Gerakan itu pun bukan kami yang menciptakan dan mempopulerkan. Kami membuat video itu saat tren kulbet sedang ramai. Bapak dan Ibu bisa cek trend kulbet di TikTok maupun IG," lanjut Tri Suaka.
"Gerakan itu pun bukan kami yang menciptakan dan mempopulerkan. Kami membuat video itu saat tren kulbet sedang ramai. Bapak dan Ibu bisa cek trend kulbet di TikTok maupun IG," lanjut Tri Suaka.

Walau tak menyangka video tersebut disalahartikan, Tri Suaka dan Zidan minta maaf.
"Sekali lagi, kami tidak berniat menghina ABK apalagi melecehkan. Kami pun tidak menyangka bahwa video tersebut bisa disalahartikan dan disebarkan hingga menimbulkan keresahan. Sekali lagi kami mohon maaf atas kehebohan yang terjadi," pungkasnya.
Itulah awal mula Tri Suaka dan Zinidin Zidan dituding hina anak berkebutuhan khusus. Menurut klarifikasi, mereka hanya mengikuti gerakan yang sedang jadi tren. Bagaimana pendapat kalian?
Kontributor : Trias Rohmadoni