facebook

Curhat Pemeran Hantu Film KKN di Desa Penari, Dibayar Rp 75 Ribu hingga Tak Boleh Hapus Make Up 24 Jam

Ferry Noviandi | Rena Pangesti
Curhat Pemeran Hantu Film KKN di Desa Penari, Dibayar Rp 75 Ribu hingga Tak Boleh Hapus Make Up 24 Jam
Mbah Dok, salah satu sosok menakutkan di film KKN di Desa Penari [KKNmovie]

Saat menunggu giliran syuting, para figuran ditempatkan di sebuah bus dengan pendingin ruangan.

Suara.com - Kesuksesan film KKN di Desa Penari ternyata menyisakan sisi lain cerita. Salah satunya figuran pemeran hantu yang berada di Dusun Ngluweng Kalurahan Ngleri Kapanewon Playen, Gunungkidul.

Tempat itulah yang menjadi lokasi syuting film KKN di Desa Penari. Di mana ada sekira 50 orang menjadi figuran hantu.

Salah satu pemeran hantu bernama Subardo. Lelaki 51 tahun itu dibayar Rp 75.000 untuk sekali pengambilan gambar.

Subardo menunjukkan foto saat dirinya masih berdandan ala hantu saat syuting Film KKN Desa Penari.(Kontributor / julianto)
Subardo menunjukkan foto saat dirinya masih berdandan ala hantu saat syuting Film KKN Desa Penari.(Kontributor / julianto)

"Saya itu didapuk (diminta) jadi hantu. Selain itu saya juga ikut jaga di sini," kata Subardo.

Baca Juga: Cerita Sewu Dino Disebut-sebut Lebih Horor dari KKN di Desa Penari, Benarkah?

Subardo pun curhat mengenai pengalaman syuting sebagai hantu di film KKN di Desa Penari. Tampil dengan durasi pendek di film, Subardo harus melakukan persiapan yang cukup melelahkan.

Subardo harus berjuang sehari semalam. Sebab make up yang menutup wajahnya tidak boleh dihapus dalam 24 jam.

Film KKN di Desa Penari. [Instagram]
Film KKN di Desa Penari. [Instagram]

"Ketika menunggu giliran syuting, saya dan puluhan orang lainnya harus berada di dalam bus dengan AC tetap hidup," tutur Subardo.

Bukan tanpa alasan, ini bertujuan agar make up yang dipakai tidak luntur.  "Kasihan yang make up-nya separuh wajah, honornya sama tapi lebih susah," ujarnya.

Perjuangan Subardo menjadi hantu tidak berhenti sampai di situ. Saat syuting, ia tidak boleh mengedipkan mata apalagi memejamkannya.

Baca Juga: Link Download KKN di Desa Penari Full Movie Legal, Bukan di IndoXXI atau LK21!

Jika hal itu dilakukan, maka syuting harus diulang. Termasuk saat ada gerakan kecil di luar arahan, pengambilan gambar diambil kembali.

Komentar