Mantan Bintang Bokep Lana Rhoades Mengecam Industri Porno, Sebut Harusnya Itu Ilegal

Risna Halidi
Mantan Bintang Bokep Lana Rhoades Mengecam Industri Porno, Sebut Harusnya Itu Ilegal
Lana Rhoades (Instagram Lana Rhoades)

Perempuan berusia 26 tahun itu menceritakan pengalamannya terjun di industri porno tersebut dan mengaku masih kerap merasa takut.

Suara.com - Mantan bintang film porno Lana Rhoades mengecam industri yang telah membesarkan namanya.

Perempuan dengan nama asli Amara Maple itu sebelumnya pernah menjadi bintang film dewasa selama delapan bulan dari 2016 ke 2017, dengan membintangi setidaknya 250 film panas.

Lana Rhoades (Instagram Lana Rhoades)
Lana Rhoades (Instagram Lana Rhoades)

Dalam podcast The Skinny Confidential Him & Her, perempuan berusia 26 tahun itu menceritakan pengalamannya terjun di industri tersebut dan mengaku masih kerap merasa takut.

"Saya tidak berpikir itu (industri porno) bagus untuk semua orang. Mereka harus membuat itu ilegal," kata Lana, dilansir Page Six, Jumat (7/10/2022).

Baca Juga: Dampak Buruk Masturbasi, Awas! Akan Kesulitan Orgasme saat Hubungan Seks

Lana baru berusia 19 tahun saat dirinya membintangi film panas pertamanya. Ia mengaku saat itu dirinya masih sangat naif dan hanya ikut-ikutan saja.

"Untuk beberapa alasan, saya tidak pernah menyangka bahwa untuk melalukan film porno kamu harus benar-benar melakukan hubungan seksusal dengan orang-orang," kata Lana.

Perempuan yang kini memiliki anak dari seorang pemain basket NBA yang tidak diketahui namanya itu mengaku hanya pernah sekali memiliki hubungan intim dengan seorang pria sebelum debut di industri porno.

Ia pun menyebut dirinya mau terjun ke industri itu karena merasa tertarik dengan serial televisi The Girls Next Door, yang menceritakan kisah hidup mewah pacar-pacar Hugh Hefner.

"Saya nonton filmnya dan saya berpikir hidup mereka sangat glamor dibanding hidup saya," tambahnya.

Baca Juga: Bintang Porno Rocco Siffredi Jadi Inspirasi Drama Baru Netflix

Sebelumnya, perempuan asal Illinois itu pernah bekerja sebagai pelayan restoran, lalu menjadi penari erotis sampai akhirnya terjun ke industri porno di Los Angeles, Amerika Serikat.