Kisruh Konser We All Are One, Bos Promotor Acara Dibebaskan Imigrasi?

Rena Pangesti

Sabtu, 03 Desember 2022 | 13:40 WIB
Kisruh Konser We All Are One, Bos Promotor Acara Dibebaskan Imigrasi?
konser We All are one K-Pop [Instagram/@weallareone_officiial]

Suara.com - Kisruh atas acara konser K-Pop We All Are One berlanjut. CEO dari promotor acara yang diduga melakukan penipuan, kabarnya bebas dari penangkapan imigrasi.

Terkait isu ini, Fritz Hutapea, konsultan hukum dari PT Visi Musik Asia, vendor yang awalnya terlibat di acara, mengaku tidak tahu. Meski begitu, ia akan mengusutnya lebih lanjut.

Fritz Hutapea [Suara.com/Rena Pangesti]
Fritz Hutapea [Suara.com/Rena Pangesti]

"Belum ada konfirmasi kepada saya dan klien soal mereka dibebaskan dari Dirjen Imigrasi," kata Fritz Hutapea kepada awak media, Jumat (2/12/2022).

"Kalaupun hal itu benar, saya dan klien akan memastikan lagi ke pihak imigrasi tentang pembebasan mereka," imbuh putra Hotman Paris Hutapea ini.

Sebelum muncul kabar bebasnya Park Jai Hyun, Fritz Hutapea mendapat informasi tentang penyelesaian kasus pada lelaki asal Korea Selatan tersebut.

Konser We All Are One K-Pop [Instagram/@weallareone_official]
Konser We All Are One K-Pop [Instagram/@weallareone_official]

"Ya, terakhir saya dapat kabar direktur Park dan beberapa WNA, pemeriksaannya sudah naik sidik," jelasnya.

Kasus ini bermula dari rencana konser K-Pop We All Are One yang diselenggarakan di Stadion Madya pada 11 dan 12 November 2022. Namun acara tersebut mendadak batal dan penonton mengajukan refund.

Masalah kemudian muncul saat seorang bernama Derpita Gultom mentransfer Rp 340.748.000 ke rekening PT Caution Live pada 7 Oktober 2022. Tujuannya untuk menyelenggarakan konser K-Pop We All Are One.

Fritz Hutapea dan Rizky Triadi, Direktur PT Visi Musik Asia
Fritz Hutapea dan Rizky Triadi, Direktur PT Visi Musik Asia

Karena konser batal digelar, maka pelapor meminta uangnya kembali kepada Park Jai Hyun. Komunikasi yang tak berjalan lancar membuat Derpita melaporkan bos promotor itu ke polisi dengan dugaan penipuan.

baca juga

Bukan hanya Derpita Gultom, vendor PT Visi Musik Asia yang bekerja sama di acara tersebut juga mengalami kerugian. 

Janjinya, vendor ini akan dibayar dalam bentuk komisi persentase. Namun hal itu tak kunjung terealisasi.

"PT Visi Musik Asia menagih pembayaran untuk jasa kerja lapangan. Tapi tidak ditanggapi dengan baik oleh Direktur Park dan tidak dibayarkan," kata Rizky Triadi, Direktur PT Visi Musik Asia.

Ia menambahkan, "Sudah (ada upaya mediasi) tapi digantung terus. Sampai sekarang tidak dibayar sama sekali dan (panggilan) telepon tidak dijawab." 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kpoper Indonesia, Halo Imigrasi! Park Jaihyun Kabarnya Ditahan, Kok Masih Main Medsos?

Kpoper Indonesia, Halo Imigrasi! Park Jaihyun Kabarnya Ditahan, Kok Masih Main Medsos?

Denpasar | Jum'at, 02 Desember 2022 | 13:14 WIB

Kasus Konser K-Pop We All Are One, KBRI Korea Selatan Akhirnya Turun Tangan

Kasus Konser K-Pop We All Are One, KBRI Korea Selatan Akhirnya Turun Tangan

Entertainment | Kamis, 01 Desember 2022 | 08:15 WIB

CEO Promotor Acara Korea We All Are One K-Pop Ditangkap Imigrasi, Diduga Bawa Kabur Duit Konser

CEO Promotor Acara Korea We All Are One K-Pop Ditangkap Imigrasi, Diduga Bawa Kabur Duit Konser

Video | Rabu, 23 November 2022 | 20:49 WIB

Dianggap Kasar, Begini Kronologi Penangkapan CEO Promotor Konser K-Pop We All Are One

Dianggap Kasar, Begini Kronologi Penangkapan CEO Promotor Konser K-Pop We All Are One

Entertainment | Rabu, 23 November 2022 | 11:20 WIB

Diduga Bawa Kabur Duit Konser, CEO Promotor Acara K-Pop We All Are One Ditangkap Imigrasi

Diduga Bawa Kabur Duit Konser, CEO Promotor Acara K-Pop We All Are One Ditangkap Imigrasi

Entertainment | Rabu, 23 November 2022 | 10:10 WIB

CEO Promotor Konser We All Are One K-Pop Dilaporkan atas Dugaan Penipuan Rp 340 Juta

CEO Promotor Konser We All Are One K-Pop Dilaporkan atas Dugaan Penipuan Rp 340 Juta

Entertainment | Sabtu, 19 November 2022 | 10:10 WIB

Terkini

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Bali | Sabtu, 07 November 2026 | 10:32 WIB

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:31 WIB

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 10:30 WIB

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:29 WIB

PB HMI Desak Pembentukan UU Anti-Spionase Usai Muncul Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

PB HMI Desak Pembentukan UU Anti-Spionase Usai Muncul Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:29 WIB

Rupiah Loyo, Industri Petrokimia Diversifikasi Bahan Baku dan Kurangi Impor

Rupiah Loyo, Industri Petrokimia Diversifikasi Bahan Baku dan Kurangi Impor

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:15 WIB

Moisturizer Sudah Mengandung SPF, Perlukah Apply Sunscreen Lagi? Ini Penjelasannya

Moisturizer Sudah Mengandung SPF, Perlukah Apply Sunscreen Lagi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 10:15 WIB

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:03 WIB

×