Usai Kiky Saputri, Giliran Rumail Abbas Kritik Biaya Layanan Kesehatan Indonesia yang Mahal

Risna Halidi, Rosiana Chozanah

Jum'at, 10 Maret 2023 | 12:17 WIB
Usai Kiky Saputri, Giliran Rumail Abbas Kritik Biaya Layanan Kesehatan Indonesia yang Mahal
Kiky Saputri (Instagram/@kikysaputrii)

Suara.com - Viralnya kritikan Kiky Saputri terhadap pelayanan dokter di Indonesia memicu sejumlah pihak ikut angkat suara. Terbaru, penulis sekaligus pegiat media sosial, Rumail Abbas menceritakan pengalaman tetangganya saat berobat ke rumah sakit di luar negeri.

Melalui cuitannya di Twitter pada Rabu (8/3/2023), Rumail Abbas mengomentari unggahan Presiden Joko Widodo tentang 2 juta orang Indonesia yang lebih memilih berobat ke luar negeri.

Perihal hal itu, Rumail Abbas menceritakan kisah tetangganya yang harus membayar pengobatan dengan jumlah fantastis di Indonesia. Sementara ketika pindah ke Malaysia, biayanya justru jauh lebih rendah.

"Tetangga punya penyakit. Di sini, ia perlu menyiapkan uang hampir tembus semiliar (tinggal dikit lagi). Dan harus menunggu (antrean operasi?). Dikasih saran berobat ke Malaysia. Ternyata, biaya operasinya hanya ratusan juta (sudah dapat perawatan pula). Kenapa lebih murah?" cuit Rumail Abbas.

Tidak hanya masalah biaya, persentase kesembuhan berobat di luar negeri juga dinilai lebih tinggi daripada di Indonesia.

Pengalaman lainnya, Rumail Abbas menceritakan seorang pejabat DPR berobat ke Singapura karena menderita penyakit jantung. Di Indonesia, pejabat sudah didiagnosis dengan berbagai penyakit.

"Kemudian berobat ke Singapura (kata anaknya: pakai biaya sendiri). Tahun 2024 ia maju Pileg. Terlihat bugar, masih bisa renang, pula," lanjutnya.

Ternyata, biaya perawatan keseluruhan di Singapura pun lebih rendah daripada di Indonesia. Biaya ini terlepas dari pengeluaran untuk akomodasi.

"Kenapa bisa lebih murah?" pungkasnya.

baca juga

Cuitan ini pun ramai dikomentari warganet. Beberapa dari mereka menjelaskan alasan biaya pengobatan di Indonesia lebih mahal.

"Menurut dokter spesialis yang pernah aku tanyakan tentang hal ini katanya pajak impor alat-alat kesehatan tinggi, obat-obat tertentu yg masih impor pajaknya juga tinggi, kalo di Malaysia impor alat-alat kesehatan dan obat-obatan lebih kecil," komentar @srgdamai***.

"Karena di luar negeri medical device ga kena pajak, di Indonesia medical device kena pajak barang mewah. Itu kenapa," sambung @syrlato***.

"Salah satunya, setahu saya karena pajak alat kesehatan di Malaysia dinolkan atau jauh lebih murah. Pajak pembelian alat kesehatan kita lumayan besar apalagi yang impor. Pajak ini dibebankan RS/klinik kepada biaya berobat pasien," pungkas @mandro***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Kiky Saputri, Penulis Clara Ng Juga Bandingkan Dokter Indonesia dan Singapura, Ada Perbedaan Besar dalam Hal Ini

Selain Kiky Saputri, Penulis Clara Ng Juga Bandingkan Dokter Indonesia dan Singapura, Ada Perbedaan Besar dalam Hal Ini

Entertainment | Jum'at, 10 Maret 2023 | 11:05 WIB

Tanggapi Kritik Kiky Saputri Soal Kualitas Dokter Dalam Negeri yang 'Kocak', IDI: Dokter Indonesia Lebih Baik

Tanggapi Kritik Kiky Saputri Soal Kualitas Dokter Dalam Negeri yang 'Kocak', IDI: Dokter Indonesia Lebih Baik

Entertainment | Jum'at, 10 Maret 2023 | 09:03 WIB

Diam-Diam Bangun Rumah Megah, Intip 7 Potret Hunian Baru Arie Kriting dan Indah Permatasari

Diam-Diam Bangun Rumah Megah, Intip 7 Potret Hunian Baru Arie Kriting dan Indah Permatasari

Entertainment | Jum'at, 10 Maret 2023 | 08:15 WIB

Berita Pilihan: Kiky Saputri Dicap Tukang Adu Domba, Venna Melinda - Ferry Irawan Tolak Rujuk

Berita Pilihan: Kiky Saputri Dicap Tukang Adu Domba, Venna Melinda - Ferry Irawan Tolak Rujuk

Entertainment | Kamis, 09 Maret 2023 | 23:32 WIB

Bandingkan Layanan RS Indonesia dengan Singapura, Kiky Saputri Dicap Tukang Adu Domba

Bandingkan Layanan RS Indonesia dengan Singapura, Kiky Saputri Dicap Tukang Adu Domba

Entertainment | Kamis, 09 Maret 2023 | 18:24 WIB

Kiky Saputri Kritik 2 Dokter yang Jawabannya Kontradiktif: Gini Aja Kalian Gak Kompak

Kiky Saputri Kritik 2 Dokter yang Jawabannya Kontradiktif: Gini Aja Kalian Gak Kompak

Entertainment | Kamis, 09 Maret 2023 | 10:22 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×