Interview: Lika-liku Karier Krisdayanti, Dari Dibayar Rp15 Ribu Sampai Jadi Diva

Sumarni, Adiyoga Priyambodo

Minggu, 30 April 2023 | 18:04 WIB
Interview: Lika-liku Karier Krisdayanti, Dari Dibayar Rp15 Ribu Sampai Jadi Diva
Krisdayanti ditemui di kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (22/4/2023). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Suara.com - Krisdayanti beberapa tahun belakangan dikenal sebagai salah satu artis yang aktif berkarier di bidang politik. Bersama para anggota Komisi IX DPR-RI, ia jadi salah satu publik figur yang ikut berpartisipasi menyusun RUU Kesehatan.

Namun di sisi lain, Krisdayanti juga tetap dipandang sebagai salah satu diva musik Tanah Air. Karya-karya lamanya masih digandrungi sampai sekarang.

Belum lama ini, Krisdayanti memutuskan kembali berkarya di industri musik. Ia merilis ulang single Mencintaimu yang pada masanya sempat jadi lagu terlaris.

Lantas, apakah yang membuat Krisdayanti berkiprah lagi meramaikan pasar musik Tanah Air? Benarkah ia tak mau kehilangan ketenaran di dunia yang membesarkan namanya? 

Krisdayanti di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (28/4/2023). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]
Krisdayanti di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (28/4/2023). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Seperti apa juga lika-liku perjalanan karier Krisdayanti sampai dikenal jadi salah satu diva musik Tanah Air? Berikut hasil perbincangan dengan Krisdayanti:

Kilas balik perjalanan karier dari awal sampai sekarang seperti apa?

Ya senang ya kalau saya masih dihargai sampai saat ini sebagai penyanyi atau seniman musik.

Dulu awal karier bermusik seperti apa?

Kalau ini ada cerita dari lama. Saya pertama kali nyanyi rekaman dulu saya dibayarnya Rp 15 ribu, Rp 25 ribu. Itu saya masih ingat banget, tahun 84 di Pasar Baru.

baca juga

Sampai kapan itu dibayar murah? 

Sampai booming. Kan dulu kalau booming lagunya, dia bisa suka-suka saja naikin harga tanpa ada siapa yang lebih tinggi. Cuma ya memang sudah mematok harga rata-rata.

Seberapa besar tarif manggung yang disiapkan waktu itu?

Ya lumayan lah. Naiknya bertahap ya, dari Rp 2 juta, terus Rp 7 juta.

Selain dibayar murah, lika-liku apa lagi yang pernah dirasakan selama karier bermusik?

Krisdayanti di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (28/4/2023). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]
Krisdayanti di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (28/4/2023). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Nggak sih, ya namanya memulai sesuatu dari bawah. Seperti penyanyi baru pada umumnya saja. Untuk promosi saya datang ke radio, ke televisi.

Sampai akhirnya dilabeli sebagai salah satu diva musik Tanah Air ya?

Ah, itu lagi beruntung saja. Pas tahun itu lagi mudah gitu. Diva itu kan penyanyi perempuan yang harus konsisten sama karyanya. Nah, saya belum sepenuhnya begitu.

Sempat memilih fokus ke politik, kenapa sekarang memutuskan berkarya lagi?

Saya sudah diizinin suami buat rekaman lagi. Semua ridhonya kan dari rumah.

Termasuk upaya mempertahankan eksistensi juga ya?

Ya ini salah satunya. Sama biar nggak pikun ya. Kalau bikin aransemen kan jadi ada pressure, ada endurance yang harus bisa diingat. Jadi harus latihan supaya nggak pikun. Kan saya memang lumayan banyak pikunnya.

Tidak takut terbagi fokusnya sebagai anggota dewan?

Ya namanya work life balance ya, jadi memang harus menjalani semuanya. Cuma yang penting memang rumah tangga harus beres dulu.

Dari kapan memikirkan untuk kembali berkarya lagi di panggung musik?

Krisdayanti ditemui di kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (22/4/2023). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]
Krisdayanti ditemui di kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (22/4/2023). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Sudah dari tahun lalu sebenarnya, karena kan harus izin dulu.

Sekarang kembali berkarya lagi, apa yang membedakan dari pengalaman bernyanyi dulu?

Ya sekarang sudah lebih banyak pengalaman ya, sudah lebih banyak jam terbang. Penyanyi di mana pun pasti jauh lebih confident kalau dia punya lagu sendiri. Kalau dulu nyanyi di mana pun maunya tuh jadi penyanyi pertama, karena takut lagu jagoannya dinyanyikan oleh penyanyi lain. Jadi saya jauh lebih percaya diri ketika tanggung jawab moralnya seorang penyanyi itu bukan hanya dari konser, tapi juga dengan lagu-lagu yang bisa dibawakan, dia eksplor seluas-luasnya.

Tanggung jawab penyanyi juga harus bisa mengindahkan sebuah lagu dengan ibaratnya, ya memang nggak ada caranya untuk menyanyi komersil, tapi pasti dia punya teknik nyanyi sehingga lagu itu bisa di sing along sama pendengarnya, sama fansnya. Ya itu mungkin hasil perjalanan karier yang begitu panjang.

Ada kendala apa saja setelah kembali ke dapur rekaman?

Nggak terlalu sih. Kan saya masih vocalize ya, walaupun sudah empat kali melahirkan gitu. Ya ini kan anugerah ya, jadi saya tidak mau ada gesekan. Saya harus tetap jaga untuk tampil baik, saya latihan terus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Interview: Berawal dari Model Majalah, Begini Perjalanan Karier Reza Rahadian

Interview: Berawal dari Model Majalah, Begini Perjalanan Karier Reza Rahadian

Entertainment | Minggu, 16 April 2023 | 19:25 WIB

Interview: Bangkitnya Asa Bermusik Zul Zivilia di Balik Jeruji Besi

Interview: Bangkitnya Asa Bermusik Zul Zivilia di Balik Jeruji Besi

Entertainment | Minggu, 09 April 2023 | 19:20 WIB

Interview: Perjalanan Karier Clay Gribble di Dunia Entertainment, Ogah Ambil Jalan Pintas

Interview: Perjalanan Karier Clay Gribble di Dunia Entertainment, Ogah Ambil Jalan Pintas

Entertainment | Minggu, 02 April 2023 | 21:00 WIB

Interview: Rambut Gondrong jadi Persiapan Arbani Yasiz untuk Lakoni Proyek Film Terbaru

Interview: Rambut Gondrong jadi Persiapan Arbani Yasiz untuk Lakoni Proyek Film Terbaru

Entertainment | Minggu, 26 Maret 2023 | 17:05 WIB

Interview: Cerita Di Balik Hijrahnya Aming

Interview: Cerita Di Balik Hijrahnya Aming

Entertainment | Minggu, 19 Maret 2023 | 17:35 WIB

Interview: Perjalanan Karier 25 Tahun Rossa

Interview: Perjalanan Karier 25 Tahun Rossa

Entertainment | Minggu, 12 Maret 2023 | 21:05 WIB

Terkini

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:33 WIB

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

×