Suara.com - Ahli Psikilogi Forensik Reza Indragiri Amriel ternyata mendapat tekanan dari berbagai pihak untuk bungkam dalam kasus pembunuhan kopi bersianida.
Dalam wawancara dengan Netflix untuk dokumenter 'Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso', Reza Indragiri menjelaskan bahwa ia diberi uang 'tutup mulut' secara paksa oleh ayah korban Wayan Mirna Salihi, Edi Darmawan.

Tidak hanya itu, ternyata Reza Indragiri juga ditelepon oleh seseorang pemegang otoritas dan punya andil besar dalam kasus ini.
Orang penting tersebut berusaha membuat Reza Indragiri diam.
"Beberapa menit setelah saya diskusi live di salah satu stasiun radio di daerah Menteng (mengenai) kasus Jessica, tiba-tiba saya menerima telepon," kata Reza Indragiri, dikutip dari tayangan TVOne pada Selasa (10/10/2023).
Reza Indragiri mengatakan bahwa telepon tersebut dari orang terkenal.
"Kalimatnya kurang lebih seperti ini, 'Udah deh, setop aja bicaranya. Setop aja deh, nanti saya tunjukkan bukti-bukti deh'," imbuhnya.
Ahli yang percaya bahwa Jessica Wongso bukanlah pembunuh Wayan Mirna itu tidak mau mengungkap identitas penelepon.
Namun, Reza Indragiri secara tegas mengatakan bahwa orang tersebut memiliki peran yang sangat penting dalam kasus ini.
"Mengingat yang bersangkutan pemegang otoritas, seumur-umur saya belum pernah saya ditelepon untuk diam seperti itu. Saya menyimpulkan ini pun ada kaitannya dengan kasus kopi sianida itu," tandasnya.