Ngeri, Begini Tersangka Benamkan Kepala Dante hingga Bikin Tamara Tyasmara Geram

Yazir Farouk, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 28 Februari 2024 | 14:59 WIB
Ngeri, Begini Tersangka Benamkan Kepala Dante hingga Bikin Tamara Tyasmara Geram
Suasana rekonstruksi peristiwa ditenggelamkannya anak Tamara Tyasmara, Dante, di Taman Air Tirtamas, Pondok Kelapa, Jakarta, Rabu (28/2/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Suara.com - Rekonstruksi kematian Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante berlanjut ke kolam renang tempatnya diduga menghembuskan napas terakhir di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta, Rabu (28/2/2024).

Pantauan jurnalis Suara.com, rekonstruksi diikuti oleh tersangka Yudha Arfandi, yang diminta mereka ulang peristiwa di kolam renang. Ada 49 adegan diperankan Yudha, salah satunya detik-detik saat ia tertangkap kamera CCTV membenamkan kepala dan tubuh Dante ke air berulang kali.

Terlihat hadir juga di lokasi, sosok ibu Dante, Tamara Tyasmara yang ikut bergerak ke kolam renang setelah menjalani rekonstruksi di Polda Metro Jaya, Jakarta. Masih didampingi manajer dan tim pengacaranya, Tamara menyaksikan satu demi satu adegan reka ulang peristiwa yang merenggut nyawa putranya.

Raut kemarahan terpancar jelas dari wajah Tamara Tyasmara selama menyaksikan proses rekonstruksi. Meski tertutup kaca mata hitam, masih terlihat jelas bahwa Tamara tak melepaskan pandangannya ke arah Yudha Arfandi.

Suasana rekonstruksi peristiwa ditenggelamkannya anak Tamara Tyasmara, Dante, di Taman Air Tirtamas, Pondok Kelapa, Jakarta, Rabu (28/2/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Suasana rekonstruksi peristiwa ditenggelamkannya anak Tamara Tyasmara, Dante, di Taman Air Tirtamas, Pondok Kelapa, Jakarta, Rabu (28/2/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Sesekali, Tamara Tyasmara tak kuasa membendung air mata. Namun berkat keberadaan sang manajer yang terus menguatkan, tak butuh waktu lama bagi Tamara untuk meredam air matanya.

Sayang, awak media di lokasi cuma diperkenankan mengambil gambar dari jauh. Area di sekitar kolam renang disterilkan untuk kebutuhan giat rekonstruksi.

Kegiatan rekonstruksi juga turut dihadiri keluarga Yudha Arfandi. Mereka membawa spanduk dukungan untuk menguatkan mental Yudha, yang diyakini cuma jadi korban fitnah dalam kasus kematian Dante.

Sebagaimana diketahui, rekonstruksi kasus kematian Dante pagi tadi digelar di Polda Metro Jaya. Penyidik membuat simulasi tentang proses penyerahan Dante dari Tamara Tyasmara ke Yudha Arfandi sebelum berangkat ke kolam renang.

Di Polda Metro Jaya, ada 12 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi kasus kematian Dante.

baca juga
Suasana rekonstruksi peristiwa ditenggelamkannya anak Tamara Tyasmara, Dante, di Taman Air Tirtamas, Pondok Kelapa, Jakarta, Rabu (28/2/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Suasana rekonstruksi peristiwa ditenggelamkannya anak Tamara Tyasmara, Dante, di Taman Air Tirtamas, Pondok Kelapa, Jakarta, Rabu (28/2/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Sebagaimana diketahui, Dante mengalami insiden di kolam renang Taman Air Tirtamas, Pondok Kelapa, Jakarta pada 27 Januari 2024 yang berujung maut. Bukan karena kecelakaan, Dante berpulang akibat adanya upaya penenggelaman dari pendamping renangnya, Yudha Arfandi, yang saat itu masih berstatus sebagai kekasih Tamara Tyasmara.

"Pelaku membenamkan korban ke dalam kolam sebanyak 12 kali, dengan durasi waktu yang bervariatif. Antara lain 14 detik, 24 detik, 4 detik, 2 detik, 26 detik, 4 detik, 21 detik, 7 detik, 17 detik, 8 detik, dan 26 detik. Percobaan yang terakhir dilakukan selama 54 detik," papar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam giat rilis belum lama ini.

Bukan cuma berusaha menenggelamkan, Yudha Arfandi juga beberapa kali melakukan gerakan untuk menghalau Dante saat ingin menepi ke pinggiran kolam.

"Setiap korban mau menggapai ke tepian kolam, tersangka terus menarik badan korban maupun kaki korban agar terus berenang. Tersangka melakukan hal tersebut kurang lebih empat kali," jelas Wira Satya Triputra.

Yudha Arfandi sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Subdit Jatanras Polda Metro Jaya usai dilakukan penangkapan pada 9 Februari 2024 kemarin. Yudha yang awalnya dikenakan dugaan kelalaian, kini terancam pidana mati atas kekerasan terhadap anak hingga pembunuhan berencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekonstruksi Kasus Tewasnya Dante di Kolam Renang, Pacar Tamara Tyasmara Mengelak Adegan Ini

Rekonstruksi Kasus Tewasnya Dante di Kolam Renang, Pacar Tamara Tyasmara Mengelak Adegan Ini

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 14:19 WIB

Terungkap, Mantan Pacar Tamara Tyasmara Sempat Pantau Situasi Kolam Lewat Ponsel Sebelum Antar Dante Berenang

Terungkap, Mantan Pacar Tamara Tyasmara Sempat Pantau Situasi Kolam Lewat Ponsel Sebelum Antar Dante Berenang

Entertainment | Rabu, 28 Februari 2024 | 12:06 WIB

Rekonstruksi Kasus Kematian Dante, Tangis Tamara Tyasmara Pecah Lakoni Adegan Ini

Rekonstruksi Kasus Kematian Dante, Tangis Tamara Tyasmara Pecah Lakoni Adegan Ini

Entertainment | Rabu, 28 Februari 2024 | 11:31 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×