For Revenge Merilis Single Penyangkalan, Angkat Isu Toxic Sebuah Hubungan

Yohanes Endra

Kamis, 18 Juli 2024 | 13:04 WIB
For Revenge Merilis Single Penyangkalan, Angkat Isu Toxic Sebuah Hubungan
For Revenge. [istimewa]

Suara.com - Setelah menghadirkan “Sadrah” dengan sentuhan emo dan pop-rock ballad sebagai single pertama Perayaan Patah Hati Babak 2, album kelima for Revenge yang akan datang, band asal Bandung yang terbentuk tahun 2006 ini siap untuk merilis single kedua mereka yang mengusung judul “Penyangkalan”.

Seperti yang sudah ditegaskan di judulnya, lagu yang ditulis oleh Boniex (vokal) dan Arief (gitar) ini menyinggung isu mengenai seseorang yang menyangkal bahwa dirinya berada dalam sebuah toxic relationship.

Dalam proses penulisan liriknya, Boniex terinspirasi dari pengalaman Cynantia Pratita (Stereo Wall) yang pernah mengalami hubungan tersebut di masa lalunya.

"Secara sadar, dia menjalani hubungan yang tidak sehat. Namun, secara tidak sadar, dia 'menyangkal' bahwa hubungan tersebut saling menyakiti. Di mata kami, sebuah toxic relationship akan penuh dengan penyangkalan. Pasangan bisa berkonflik, lalu saling memaafkan sebelum menyakiti dalam waktu yang cepat. Mereka akan selalu menyangkal bahwa mereka ada dalam sebuah hubungan yang tidak sehat. Siapa pun yang terjebak dalam situasi ini bisa menjadi 'pelaku atau 'korban' dan bisa jadi tidak mengakui bahwa mereka selalu berada dalam siklus yang berputar,” jelas Boniex.

Proses pengerjaannya sendiri relatif singkat. Dari sisi musik, Arief mengambil referensi dari band-band modern rock yang ramai akhir-akhir ini. Sementara, untuk pengerjaan liriknya, Boniex menghadapi tantangan tersendiri.

Tidak hanya sekadar menuangkan kata-kata ke dalam lagu, ia harus berdiskusi panjang, menggali pengalaman seseorang yang pernah mengalaminya, hingga melakukan riset mendalam untuk mencari teori-teori yang membedah hal tersebut, seperti teori Tahapan Berduka (Stages of Grief) sampai tentang toxic relationship. Semua dilakukan Boniex untuk menciptakan lirik yang tepat dalam “Penyangkalan”.

Memakan waktu satu bulan untuk rekaman, for Revenge rupanya menghadirkan sesuatu yang baru dan berbeda di single ini.

“Dibanding single sebelumnya, kami cukup banyak memasukkan sound-sound band era ’90-an serta nuansa-nuansa efek suara ala ’80-an. Kalau 'Sadrah' terdengar melankolis, di 'Penyangkalan', kami menyuguhkan mood yang cukup enerjik. Meski terdengar berbeda, tapi kedua single ini saling melengkapi. Penyangkalan mewakili fase 'Denial' dalam Stages of Grief. Single ini pun adalah lanjutan dari cerita Sera dan Rana di video klip 'Sadrah'. 'Penyangkalan' mengungkapkan alasan Sera dan Rana pada akhirnya berpisah di single 'Sadrah',” kata Boniex menjelaskan.

Menjadi single kedua for Revenge di bawah naungan label Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI), Boniexmengaku, ada perbedaan yang cukup signifikan dibandingkan saat mereka merilis “Sadrah” yang merupakan penanda bergabungnya mereka di SMEI.

baca juga

“Pada prosesnya, kami lebih intens berdiskusi dari sisi proses produksi rekaman dengan tim SMEI, termasuk memakai Kamga sebagai pengarah vokal kami dalam penggarapannya. Hal ini membuat 'Penyangkalan' memiliki nuansa yang cukup jauh berbeda dengan single-single for Revenge sebelumnya.”

For Revenge. [istimewa]
For Revenge. [istimewa]

Lewat single terbaru ini, band beranggotakan Boniex Noer (vokal), Arief Ismail (gitar), Izha Muhammad (bas), dan Archims Pribadi (drum) ini ingin menyampaikan pesan untuk tidak terus-menerus menyangkal dan lebih berani bertindak saat sebuah hubungan sudah sampai dalam tahap tidak sehat.

“Dalam fase Denial/Menyangkal, kita secara emosional bisa tidak sadar bahwa sedang ada di fase tersebut, fase saat kita berpura-pura semua baik-baik saja, padahal yang terjadi justru sebaliknya. Lewat 'Penyangkalan', kami berusaha menggambarkan hal tersebut dan ‘menemani’ para pendengar yang sedang mengalami fase itu. Lebih jauh dari sisi toxic relationship, kami ingin menyampaikan pesan bahwa tidak ada yang diuntungkan dalam sebuah hubungan yang tidak sehat dan mengajak pendengar kami untuk berani mengakhiri hal tersebut jika mengalaminya,” tutup Boniex.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marshanda Bakal Rilis Single Remake Lagu Cinta Milik Musisi Legendaris

Marshanda Bakal Rilis Single Remake Lagu Cinta Milik Musisi Legendaris

Entertainment | Rabu, 17 Juli 2024 | 20:00 WIB

Angkat Kisah Personal dan Orang Terdekat, Neona Rilis Mini Album Terbaru Bertajuk Pretty Girl Rock

Angkat Kisah Personal dan Orang Terdekat, Neona Rilis Mini Album Terbaru Bertajuk Pretty Girl Rock

Entertainment | Rabu, 17 Juli 2024 | 07:30 WIB

Terinspirasi Sal Priadi, Aldi Handaling Curhat Tentang Hidup di Single Aku Lelah, tapi Aku kan Kembali

Terinspirasi Sal Priadi, Aldi Handaling Curhat Tentang Hidup di Single Aku Lelah, tapi Aku kan Kembali

Entertainment | Rabu, 17 Juli 2024 | 07:50 WIB

Gambarkan Rumah dan Kenanganya, AneeSa dan Rendy Pandugo Merilis Lost House

Gambarkan Rumah dan Kenanganya, AneeSa dan Rendy Pandugo Merilis Lost House

Entertainment | Selasa, 16 Juli 2024 | 10:30 WIB

Sadrah Menjadi Prolog Emosional Untuk Era Baru for Revenge

Sadrah Menjadi Prolog Emosional Untuk Era Baru for Revenge

Entertainment | Minggu, 14 Juli 2024 | 21:12 WIB

Kolaborasi Lintas Negara Television off dengan Lacuna Hadirkan Single Do You?

Kolaborasi Lintas Negara Television off dengan Lacuna Hadirkan Single Do You?

Entertainment | Minggu, 14 Juli 2024 | 21:45 WIB

Terkini

8 WNI Diduga Gabung Militer Rusia, Ketua MPR Desak Pemerintah Bergerak Cepat

8 WNI Diduga Gabung Militer Rusia, Ketua MPR Desak Pemerintah Bergerak Cepat

News | Sabtu, 05 September 2026 | 19:35 WIB

5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Leo Pria-Wanita, Punya Sisi Dominan yang Bikin Penasaran

5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Leo Pria-Wanita, Punya Sisi Dominan yang Bikin Penasaran

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 19:30 WIB

Belajar Melihat Dunia dari Perspektif Berbeda, Bekal Generasi Muda Menyambut Masa Depan

Belajar Melihat Dunia dari Perspektif Berbeda, Bekal Generasi Muda Menyambut Masa Depan

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 19:29 WIB

Menyelami Sensasi Sensori dan Ketegangan dalam Film 'Tuner'

Menyelami Sensasi Sensori dan Ketegangan dalam Film 'Tuner'

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 19:25 WIB

Dana IPO Superbank Rp1,4 T Masih Menganggur

Dana IPO Superbank Rp1,4 T Masih Menganggur

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 19:22 WIB

Motor Mungil Harga Rp84,5 Juta: Mengungkap Pesona Honda ST125 Dax yang Bikin 'Sultan' Rela Antre

Motor Mungil Harga Rp84,5 Juta: Mengungkap Pesona Honda ST125 Dax yang Bikin 'Sultan' Rela Antre

Otomotif | Sabtu, 05 September 2026 | 19:05 WIB

Belum Juga Debut Mees Hilgers Bikin Pelatih SC Heerenveen Kecewa Berat

Belum Juga Debut Mees Hilgers Bikin Pelatih SC Heerenveen Kecewa Berat

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 19:05 WIB

Pakar UMY Kritik Keras Penanganan Karhutla: Memidana 400 Orang Tak Bakal Buat Jera

Pakar UMY Kritik Keras Penanganan Karhutla: Memidana 400 Orang Tak Bakal Buat Jera

News | Sabtu, 05 September 2026 | 19:00 WIB

Drama di Way Halim: Tandukan Allano Gagalkan Kemenangan Bajul Ijo di Laga Pembuka

Drama di Way Halim: Tandukan Allano Gagalkan Kemenangan Bajul Ijo di Laga Pembuka

Lampung | Sabtu, 05 September 2026 | 18:59 WIB

Anggaran Cegah Karhutla Seret, Pemerintah Baru Bisa Bergerak Saat Api Membesar

Anggaran Cegah Karhutla Seret, Pemerintah Baru Bisa Bergerak Saat Api Membesar

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 18:56 WIB

×