Sadrah Menjadi Prolog Emosional Untuk Era Baru for Revenge

Yohanes Endra

Minggu, 14 Juli 2024 | 21:12 WIB
Sadrah Menjadi Prolog Emosional Untuk Era Baru for Revenge
for Revenge. [istimewa]

Suara.com - Para fans yang dukanya terwakili oleh "Serana" dan "Jakarta Hari Ini" harus siap tersayat hati oleh karya terbaru band asal Bandung ini. Para audiens musik Indonesia mungkin mengira band emo for Revenge sedang menikmati puncak karir mereka.

Kenyataannya adalah, apa yang semua orang saksikan dari for Revenge belakangan ini barulah awal dari segala-galanya. Tahun 2024 ini pun menjadi bukti dari awal legenda manis band asal Bandung, Jawa Barat tersebut. Setelah resmi bergabung bersama salah satu major label terbesar di Indonesia, Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI), for Revenge siap merilis karya terbaru mereka yang bertajuk "Sadrah".

Bila para fans menjadikan karya-karya terdahulu for Revenge seperti "Serana" dan "Jakarta Hari Ini" sebagai anthem patah hati mereka, maka bersiap-siaplah karena "Sadrah" melukiskan tragedi cinta yang jauh lebih menyayat, lengkap dengan melodi khas for Revenge yang megah sekaligus emosional.

for Revenge. [istimewa]
for Revenge. [istimewa]

Sebagai single pertama mereka di bawah bendera Sony Music Entertainment Indonesia, aura dan raungan vokal sang frontman, Boniex Noer terasa lebih lugas dari sebelumnya. Karisma baru for Revenge ini pun sekaligus menyiratkan tumbuh kembang musikalitas yang menarik untuk disimak.

"Sadrah", yang mana Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) definisikan sebagai 'pasrah' atau 'berserah', adalah balada emo dan pop-rock berdurasi 4 menit dan 7 detik yang ditulis dan diproduseri secara langsung oleh for Revenge.

Tanpa perlu penjelasan panjang lebar, rasa-rasanya tidaklah berlebihan bagi para pendengar untuk langsung menghantam tombol repeat ketika "Sadrah" mencapai klimaks lagunya: "Sudahlah / Kali ini ku berserah / Kehilangan segalanya / Kau dan dia pemenangnya / Sepatutnya kau rayakan".

Mewakili for Revenge, Boniex Noer membeberkan bahwa kesuksesan "Serana" dan album Perayaan Patah Hati - Babak 1 menjadi bahan bakar mereka untuk mendorong musikalitas mereka ke level selanjutnya.

Demikian adalah sebuah tekad nyata for Revenge yang kemudian melahirkan "Sadrah". "Keberhasilan karya-karya kami sejauh ini merupakan sesuatu yang sangatlah magis untuk kami. Namun, di saat bersamaan, kami menyadari dua hal penting. Pertama, ekspektasi publik terhadap karya kami semakin besar. Kedua, kami harus mencari cara untuk menumbuhkembangkan musikalitas kami tanpa meninggalkan DNA for Revenge. Satu hal yang pasti, kami tidak ingin menjadi musisi yang stagnan," terang Boniex Noer.

for Revenge pun memutuskan untuk menyematkan nyawa yang berbeda di balik lirik dan melodi emosional "Sadrah". Sebagai contoh, bila "Serana" melambangkan 'perayaan' kesedihan, maka "Sadrah" justru melambangkan 'pemuliaan' kesedihan.

baca juga

"Kami membayangkan bahwa 'Sadrah' menceritakan tentang sebuah kekalahan cinta yang justru menjadi awal dari sebuah perjalanan baru bagi sang tokoh utama," lanjut Boniex Noer mewakili for Revenge.

"Lagu ini sangat memancarkan pergulatan batin yang terjadi -- ketika sang tokoh utama kesulitan memproses kesedihan barunya, namun di sisi lain, dia harus segera melapangkan dadanya."

Boniex Noer pun memberikan kisi-kisi bahwa "Sadrah" akan menjadi pembuka bagi era baru for Revenge. Saat ini mereka sedang mempersiapkan album terbaru mereka yang siap diberikan judul Perayaan Patah Hati - Babak 2.

Boniex Noer memberikan sedikit petunjuk bahwa, terlepas dari judul album terbaru mereka tersebut, Perayaan Patah Hati - Babak 2 tidak akan menjadi sekedar repetisi dari Perayaan Patah Hati - Babak 1.

"Bila Perayaan Patah Hati - Babak 1 diibaratkan sebagai sebuah 'pesta', maka kami ibaratkan album kami yang akan datang, Perayaan Patah Hati - Babak 2, sebagai sebuah 'perjalanan'. Lagu "Sadrah" ini barulah pembuka, yang mana lagu-lagu berikutnya akan menceritakan apa yang terjadi selanjutnya," ujar Boniex Noer.

"Semoga teman-teman di luar sana siap mengikuti perjalanan dua tokoh utama kami: Sera dan Rana."

Ditambah lagi, ternyata rencana besar for Revenge di tahun 2024 tidak berhenti sampai di rilisan album baru.

"Terdapat beberapa kolaborasi lintas musisi atau bahkan lintas profesi yang ingin kami lakukan juga suatu saat nanti," tambah Boniex Noer.

Sebagai rumah baru for Revenge, Sony Music Entertainment Indonesia siap mendukung sepak terjang for Revenge di masa kini dan masa depan. Keke Kananta, mewakili Sony Music Entertainment Indonesia, menjelaskan bahwa for Revenge adalah talenta langka yang tidak boleh dilewatkan.

"Bahkan sebelum meledaknya 'Serana' dan Perayaan Patah Hati - Babak 1, saya bisa melihat bahwa for Revenge senantiasa menjadi band yang stabil, produktif, dan didukung oleh fanbase yang sangatlah loyal," terang Keke Kananta.

"Tahun 2024 ini pun, saya proyeksikan, akan menjadi momentum ketika band-band modern siap mengguncang industri musik Indonesia, sebuah movement yang dipimpin oleh band seperti for Revenge. Kami tidak punya intensi untuk mengubah identitas for Revenge. Kami hanya berharap kami bisa membantu for Revenge menaklukkan panggung yang lebih besar lagi dan puncak gunung yang lebih tinggi lagi."

for Revenge. [istimewa]
for Revenge. [istimewa]

Mewakili for Revenge, Boniex Noer pun meyakini bahwa Sony Music Entertainment Indonesia adalah armada yang tepat untuk membantu mereka berlayar ke semesta musikalitas yang lebih jauh lagi.

"Di Sony Music Entertainment Indonesia, kami tidak menemukan kesan bahwa ini adalah label yang kaku atau label yang berniat untuk 'memagari' kreativitas musisi dalam berkarya. Mempertimbangkan track record Sony Music yang sangatlah panjang pula, kami pun meyakini bahwa rumah baru kami ini bisa membantu kami dalam mengoptimalisasi setiap potensi yang kami punya," tutup Boniex Noer.

"Sadrah" oleh for Revenge dirilis di bawah naungan Sony Music Entertainment Indonesia dan bisa didengarkan di semua digital streaming platforms (DSPs).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rindu dan Sesal Jesenn Dalam Balada nan Sendu, Bahagia Ya Kamu

Rindu dan Sesal Jesenn Dalam Balada nan Sendu, Bahagia Ya Kamu

Entertainment | Minggu, 14 Juli 2024 | 20:44 WIB

Ajak Pendengar Utamakan Diri Sendiri, Melisa Putri Kembali Dengan Single Bukan Jodoh

Ajak Pendengar Utamakan Diri Sendiri, Melisa Putri Kembali Dengan Single Bukan Jodoh

Entertainment | Minggu, 14 Juli 2024 | 20:31 WIB

Masuki Lembaran Baru, Lightcraft Merilis Album Hope + Love : Reanimated Edition

Masuki Lembaran Baru, Lightcraft Merilis Album Hope + Love : Reanimated Edition

Entertainment | Kamis, 11 Juli 2024 | 13:58 WIB

Bertema Kehilangan, The Rain Melepas Lagu Patah Terbelah

Bertema Kehilangan, The Rain Melepas Lagu Patah Terbelah

Entertainment | Kamis, 11 Juli 2024 | 13:00 WIB

Bernuansa Riang, Naura Ayu Merilis Single Terbaru Berjudul Ternyata

Bernuansa Riang, Naura Ayu Merilis Single Terbaru Berjudul Ternyata

Entertainment | Rabu, 10 Juli 2024 | 22:00 WIB

Tandem Madness Siap Menggebrak dengan Single Perdana Gelisah Semesta

Tandem Madness Siap Menggebrak dengan Single Perdana Gelisah Semesta

Entertainment | Senin, 08 Juli 2024 | 08:45 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×