Suara.com - Dari dalam penjara, tersangka dugaan impor gula sekaligus mantan Menteri Perdagangan Thomas Lembong atau Tom Lembong menulis sebuah surat. Foto surat tersebut kemudian dibagikan di akun Instagram miliknya.
Tom Lembong menulis surat tersebut menggunakan tinta biru dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Surat tersebut ditujukan untuk masyarakat Indonesia dan pendukungnya.
"Teman-teman, ibu bapak, yang saya hormati, saya hanya mau menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang sudah membantu, sedang membantu, dan terus membantu saya," bunyi paragraf awal surat tersebut.
![Menteri Perdagangan tahun 2015-2016 Thomas Lembong dibawa menuju mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (29/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/10/29/75100-thomas-lembong-tom-lembong.jpg)
Tom Lembong juga berterima kasih kepada masyarakat yang masih setia mendoakan sekaligus percaya bahwa dirinya dapat melewati kasus ini.
"Saya terus berupaya untuk kooperatif, positif dan kondusif dalam rangka membantu mengungkapkan kebenaran dan menegakkan keadilan," sambungnya, dikutip dari akun Instagram-nya pada Senin (11/11/2024).
Mantan menteri di periode 2016 hingga 2019 itu yakin masih ada jaksa yang bekerja secara profesional demi menegakkan keadilan.
"Saya percaya masih banyak jaksa dan petugas kejaksaan yang bekerja keras dan secara profesional demi tegaknya keadilan," lanjutnya.
Walaupun kini dibui, Tom Lembong masih menyatakan kecintaannya terhadap bangsa Indonesia.
"Saya terus mencintai Indonesia dan akan terus mengabdi pada Indoensia. Semoga Tuhan Allah memberkati kita semua dan senantiasa membawa kita ke arah yang lebih baik," pungkasnya.
Dalam caption dijelaskan bahwa kini akun Instagram tersebut dikelola oleh tim dengan arahan Tom Lembong.
Kolom komentar unggahan ini pun dipenuhi dengan dukungan dari warganet sekaligus para kolega.
"Anwar Ibrahim juga berkali-kali masuk bui, atas tuduhan korupsi, asusila, dan lain-lain, karena beliau bersebrangan dengan jalur politik penguasa. Sekarang dia jadi Perdana Menteri di Malaysia, tetap semangat Pak Tom," ujar seorang warganet.
"Kebenaran akan menemukan jalannya. Semoga Allah mudahkan," imbuh warganet lain.
"Kita semua percaya Pak Tom. Netizen sedang bekerja keras menguliti mereka-mereka yang tidak adil. Allah tidak tidur," dukung warganet lainnya.