Ustaz Felix Siauw Analogikan Kenaikan PPN 12 Persen dengan Game Crusader

Sumarni Suara.Com
Selasa, 24 Desember 2024 | 19:15 WIB
Ustaz Felix Siauw Analogikan Kenaikan PPN 12 Persen dengan Game Crusader
Ustaz Felix Siauw (YouTube)

Suara.com - Ustaz Felix Siauw turut merespons soal kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen yang akan dimulai pada 1 Januari 2025.

Melalui kanal YouTubenya, Ustaz Felix Siauw menjabarkan soal pungutan pajak yang mirip dengan game yang pernah dimainkannya.

“Teman-teman sekalian, dulu saya pernah main game. Game-nya judulnya Crusader. Dan di Game Crusader itu biasa kayak game simulasi,” kata Ustaz Felix Siauw dikutip pada Selasa (24/12/2024)

Dalam game tersebut, seluruh pemain yang mendapatkan sumber daya yang berharga bisa menjualnya dan mendapatkan uang hingga mereka diwajibkan membayar pajak.

“Tapi menariknya di game itu, setiap kali kita narikin pajak itu mereka menjadi tidak senang,” ujarnya.

Momen di game tersebut persis dengan kondisi rakyat Indonesia yang kini juga ikut tercekik akibat kenaikan pajak menjadi 12 persen.

Namun dijelaskan Ustaz Felix, dalam game tersebut, pemerintahannya menyediakan sebuah hiburan atau hal-hal lain yang bisa mengalihkan orang-orang dari kenaikan pajak yang tinggi.

“Di dalam game itu ada semacam menyediakan entertainment. Bisa jadi kita nyediain mereka hiburan-hiburan,” lanjutnya.

Baca Juga: Yolo Ine Dirujak Gegara Anggap Remeh Kenaikan PPN 12 Persen: Naik 1 Persen Aja Digoreng!

“Intinya adalah sesuatu yang mengalihkan mereka dari kesulitan-kesulitan mereka, atau suatu nilai yang menurut mereka bisa mereka pegang ketika mereka dinaikkin pajaknya,” kata Ustaz Felix menambahkan.

Ustaz Felix Siauw (YouTube)
Ustaz Felix Siauw (YouTube)

Berkaca dari game tersebut, Ustaz Felix menyimpulkan bahwa pajak itu biasanya dikenakan hanya untuk negara-negara yang baru berkembang atau negara terbelakang. Sehingga dianggap tidak selaras dengan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia saat ini.

“Artinya di dalam game saya simpulkan, negara-negara yang baru berkembang di awal-awal atau negara yang masih terbelakang diibandingkan negara lain, mereka pasti mengandalkan pendapatan yang namanya pajak,” ucapnya.

Sebagai informasi, pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan PPN menjadi 12 persen terhitung mulai 1 Januari 2025.

Sebelumnya dikabarkan bahwa kenaikan pajak tersebut hanya diperuntukkan untuk barang-barang mewah. Namun belakangan terungkap bahwa kenaikan tarif PPN dari 11 persen menjadi 12 pesen berlaku untuk seluruh barang dan jasa yang selama ini dikenai tarif 11 persen.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI