Hacker Beraksi, Kejanggalan Identitas Hakim yang Vonis Ringan Harvey Moeis Terkuak

Yazir Farouk, Yulia Rosdiana Putri

Jum'at, 03 Januari 2025 | 11:27 WIB
Hacker Beraksi, Kejanggalan Identitas Hakim yang Vonis Ringan Harvey Moeis Terkuak
Eko Aryanto dan Harvey Moeis dalam persidangan (Kolase Instagram)

Suara.com - Sosok Eko Aryanto, hakim yang memvonis ringan Harvey Moeis memantik amarah publik. Beberapa kali hacker juga membongkar identitas sang hakim. 

Terbaru hacker dengan akun @volt_anonym yang beraksi. Terungkap Eko diduga memiliki dua Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan alamat yang berbeda.

Pertama, alamat rumah Eko tertulis di  Jalan Lumba-Lumba Nomor 9, Malang. Menurut si hacker, Eko sudah tak lagi menempati hunian tersebut. 

Unggahan hacker Volt Anonym soal kejanggalan identitas hakim Eko Aryanto (Instagram/volt_anonym)
Unggahan hacker Volt Anonym soal kejanggalan identitas hakim Eko Aryanto (Instagram/volt_anonym)

"Hakim Eko Aryanto terkonfirmasi sudah tidak menempati rumah yang berada di wilayah Malang," tulis hacker tersebut. 

Namun menariknya, KTP dengan alamat tersebut masih berstatus aktif. 

"Namun data pribadi dan NIK berlamata Jalan Lumba-Lumba Nomor 9 tersebut di database Dukcapil berstatus masih aktif," ungkapnya. 

Sementara, alamat kedua Eko berada di Jambi. 

"Jadi bisa dipastikan bahwa Hakim Eko Aryanto tersebut fiks mempunyai dua KTP (identitas) berbeda," katanya. 

"Yaitu berdomisili Tunjungsekar, Lowokwaru, Malang dan Muara Bulian, Jambi," tulisnya menjelaskan.

baca juga
Harvey Moeis, suami Sandra Dewi usai menjalani sidang perdana kasus korupsi timah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (14/8/2024). [Suara.com/Tiara Rosana]
Harvey Moeis, suami Sandra Dewi usai menjalani sidang perdana kasus korupsi timah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (14/8/2024). [Suara.com/Tiara Rosana]

Data yang diungkap hacker ini memantik komentar netizen. Mereka ramai-ramai mencibir sang hakim. 

"Sekelas penegak hukum loh ini bsa sampe punya 2 KTP, luar biasanya negeri Konoha ini kalau memberi contoh," kritik seorang warganet.

"Pengen juga punya 2 KTP, satu untuk pinjol, satu untuk jaga-jaga," sindir warganet.

"Kok bisa 2 KTP, problematik jelas," warganet lain menyimpulkan.

Eko Aryanto adalah seorang hakim yang memulai kariernya di Pengadilan Negeri Tulungagung pada 2017. Dia disorot karena memvonis 6,5 tahun Harvey Moeis dalam kasus korupsi tata kelola komoditas timah yang merugikan negara senilai Rp300 triliun. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Dibuat Gerah dengan Etika Sandra Dewi di Persidangan Harvey Moeis: Kalau Bergembira...

Mahfud MD Dibuat Gerah dengan Etika Sandra Dewi di Persidangan Harvey Moeis: Kalau Bergembira...

Entertainment | Jum'at, 03 Januari 2025 | 09:53 WIB

5 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Timah

5 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Timah

Bisnis | Jum'at, 03 Januari 2025 | 07:55 WIB

Bom Waktu Meledak! Kejagung Bongkar Korupsi Besar-besaran di PT Timah: Total Ada 5 Korporasi

Bom Waktu Meledak! Kejagung Bongkar Korupsi Besar-besaran di PT Timah: Total Ada 5 Korporasi

News | Kamis, 02 Januari 2025 | 18:32 WIB

Hakim Tersenyum usai Bacakan Vonis Harvey Moeis, Mahfud MD: Apa-apaan Ini?

Hakim Tersenyum usai Bacakan Vonis Harvey Moeis, Mahfud MD: Apa-apaan Ini?

Entertainment | Kamis, 02 Januari 2025 | 19:30 WIB

Tinggalkan Warisan Rp1 Triliun buat sang Anak, Siapa Orang Tua Harvey Moeis?

Tinggalkan Warisan Rp1 Triliun buat sang Anak, Siapa Orang Tua Harvey Moeis?

Video | Jum'at, 03 Januari 2025 | 10:00 WIB

Menyoal Kontroversi Vonis Ringan Koruptor dan Keruntuhan Keadilan Publik

Menyoal Kontroversi Vonis Ringan Koruptor dan Keruntuhan Keadilan Publik

Your Say | Kamis, 02 Januari 2025 | 16:45 WIB

Terkini

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:12 WIB

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:09 WIB

Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang

Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:07 WIB

Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas

Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:07 WIB

Ratusan Hektare Mangrove di Riau Habis Dibabat, Kapolda Turun Tangan

Ratusan Hektare Mangrove di Riau Habis Dibabat, Kapolda Turun Tangan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:57 WIB

Gibran Playing Victim Soal Posisi Duduk? Analis: Bersihkan Istana dari Pengaruh Jokowi!

Gibran Playing Victim Soal Posisi Duduk? Analis: Bersihkan Istana dari Pengaruh Jokowi!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:52 WIB

Tumbal Terakhir

Tumbal Terakhir

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:50 WIB

Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI

Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:37 WIB

Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah

Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:33 WIB

Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin

Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:26 WIB

×