Sayangkan Lagu "Bayar Bayar Bayar" Dihapus, Rian D'Masiv: Seniman Tak Bisa Dibatasi!

Ferry Noviandi, Tiara Rosana

Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:40 WIB
Sayangkan Lagu "Bayar Bayar Bayar" Dihapus, Rian D'Masiv: Seniman Tak Bisa Dibatasi!
Rian D'Masiv. [Instagram]

Suara.com - Rian D'Masiv turut memberikan komentar terkait grup musik punk, Sukatani yang tengah menjadi sorotan. Ini terkait permintaan maaf band tersebut serta penarikan lagu "Bayar Bayar Bayar" yang dianggap menghina polisi, dari seluruh layanan streaming.

Diketahui, lirik lagu tersebut berisikan kritik terhadap praktek pungli yang biasa dilakukan oknum polisi. Karena menimbulkan kontroversi, personel band Sukatani meminta maaf dan mengaku menyesal.

Band Sukatani. [Instagram]
Band Sukatani. [Instagram]

Menurut Rian D'Masiv, adalah hal yang wajar bila musisi menyuarakan pengalaman pribadi mereka lewat karya. Dan kritik apapun bukanlah masalah asalkan tidak mengandung unsur SARA atau makian.

"Sebenarnya itu adalah bagian dari ekspresi ya. Selama itu tidak mengandung lirik yang ada unsur konsur SARA atau mungkin memaki, keyakinan itu harusnya masih bisa ditoleransi," kata Ryan D'Masiv saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (21/2/2025).

Lelaki bernama asli Rian Ekky Pradipta tersebut juga menyayangkan keputusan Sukatani menarik lagu "Bayar Bayar Bayar" dari layanan streaming. Menurut dia, karya seni seharusnya tidak dibatasi.

"Itu dia, makanya kan kita juga belum tahu nih aturannya seperti apa sih kalau bikin lirik, atau mungkin bisa juga di undang-undang misalnya gitu ya," ujar Rian.

"Tapi sebenarnya, yang namanya seniman itu memang enggak bisa dibatasi ya. Kayak pelukis gitu atau penulis buku. Ya mudah-mudahan ada titik temu, agar intinya gimana caranya kita bisa berkesenian, bisa bebas tapi juga tidak menyinggung siapapun," ucapnya menyambung. 

Dalam kesempatan yang sama, Rian juga memberikan semangat untuk Sukatani agar terus berkarya. Pelantun "Cinta Ini Membunhku" itu berharap band asal Purbalingga tersebut bisa berkembang lebih besar.

Band D'Masiv saat menggelar konferensi pers di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2025).
Band D'Masiv saat menggelar konferensi pers di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2025).

"Terus berkarya, jangan pernah berhenti berkarya karena pasti ada hikmah kan dari sini. Maksudnya dari kejadian ini akhirnya Sukatani jadi lebih besar lagi. Jadi malah banyak rezeki dan lain-lain. Jadi selalu ada hikmah dari apapun yang terjadi," tutur Rian.

baca juga

Diberitakan sebelumnya Sukatani menjadi pusat perhatian setelah membuat video permintaan maaf kepada institusi Polri. Permintaan maaf ini terkait lagu "Bayar Bayar Bayar" yang dianggap menghina kepolisian. Selain itu, mereka juga mengimbau kepada para penggemarnya untuk menghapus lagu tersebut di seluruh platform digital.

Namun masyarakat menganggap permintaan maaf dari Sukatani karena adanya tekanan dari kepolisian. Masyarakat malah geram dengan polisi, yang dianggap tak bisa dikritik. Padahal lirik dari lagu "Bayar Bayar Bayar" adalah realita apa yang terjadi di tengah masyarakat.

Belakangan kepolisian telah mengizinkan Sukatani membawakan lagu "Bayar Bayar Bayar" di festival musik apapun. Polisi juga menjamin kebebasan dalam bermusik dan menegaskan tidak anti kritik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Jateng Akui Sempat Temui Sukatani, Gilang Bhaskara Beri Reaksi Menohok

Polda Jateng Akui Sempat Temui Sukatani, Gilang Bhaskara Beri Reaksi Menohok

Entertainment | Sabtu, 22 Februari 2025 | 20:40 WIB

Biasa Jarang Bersuara, David Bayu Kini Berdiri Bela Sukatani

Biasa Jarang Bersuara, David Bayu Kini Berdiri Bela Sukatani

Entertainment | Sabtu, 22 Februari 2025 | 20:00 WIB

Polisi Perbolehkan Sukatani Manggung dan Lagu Bayar Bayar Bayar Kembali Diperdengarkan

Polisi Perbolehkan Sukatani Manggung dan Lagu Bayar Bayar Bayar Kembali Diperdengarkan

Entertainment | Sabtu, 22 Februari 2025 | 16:10 WIB

Darius Sinathrya Sentil Polri soal Sukatani: Berbenah, Bukan Bungkam Kritik!

Darius Sinathrya Sentil Polri soal Sukatani: Berbenah, Bukan Bungkam Kritik!

Entertainment | Sabtu, 22 Februari 2025 | 17:40 WIB

Kritik Pedas Joko Anwar terhadap Cara Polisi Bungkam Band Sukatani

Kritik Pedas Joko Anwar terhadap Cara Polisi Bungkam Band Sukatani

Entertainment | Sabtu, 22 Februari 2025 | 16:40 WIB

Sukatani dan Streisand Effect, dari Kontroversi Malah Jadi Makin Populer

Sukatani dan Streisand Effect, dari Kontroversi Malah Jadi Makin Populer

Entertainment | Sabtu, 22 Februari 2025 | 10:40 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×