Melanie Subono Tertawakan Gelar Doktor Bahlil Lahadalia yang Dicabut Gegara Disertasi Terbukti Curang

Jum'at, 28 Februari 2025 | 21:30 WIB
Melanie Subono Tertawakan Gelar Doktor Bahlil Lahadalia yang Dicabut Gegara Disertasi Terbukti Curang
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat menyidak pangkalan LPG di Kawasan Palmerah

Suara.com - Penulis sekaligus presenter Melanie Subono menertawakan kabar terkait disertasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang dinilai curang.

Melalui akun Instagram-nya pada Jumat (28/2/2025), cucu dari mantan Presiden BJ Habibie itu mengunggah ilustrasi dengan latar foto Bahlil Lahadalia.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (8/2/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (8/2/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Pada ilustrasi tersebut tertulis "Disertasi Bahlil di UI Terbukti Curang". Mengetahui hal itu, Melanie Subono tertawa terbahak-bahak di caption.

"Ahahahaha, kata si @rakyattiri. Komen pake 1 emoticon aja cuss buruan di kolom komen," tulis Melanie Subono. Ia menambahkan tagar 'Indonesia darurat pejabat waras'.

Warganet di kolom komentar pun turut menertawakan kabar terbaru mengenai sang menteri itu.

"Sudah ditahu dia culas, masih aja dikasih jabatan," sindir seorang warganet.

"Manusia macam begini kalau masih terus dipertahankan, sungguh memalukan sekali, benar-bener Kabinet Badut," ejek warganet yang lain.

"Setelah gas melon, gelar profesor bermasalah. Ntah besok apalagi yang membuat menteri ini viral. Viral bukan karena prestasi bagus, tapi sebaliknya dan hebatnya masih tetap jadi menteri," ujar warganet yang lainnya.

Kabar ini bermula dari dicabutnya gelar Doktor oleh Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI). Sebelumnya, gelar tersebut telah disandang oleh Bahlil usai sidang disertasi pada Rabu, 16 Februari 2025.

Baca Juga: Rocky Gerung Kini Dipanggil Pasangan Salsabila Syaira, Go Public?

Dewan Guru Besar UI menilai disertasi Bahlil terbukti curang, sehingga sang menteri harus mengulang. Berikut beberapa poin alasan pencabutan gelar Doktor:

  1. Tidak jujur secara akademik. Data pada disertasi Bahlil dinilai dicantumkan tanpa izin narasumber serta kurangnya transparansi sumber data.
  2. Pelanggaran standar akademik. Bahlil mendapatkan gelar tersebut relatif singkat, yakni 1,5 tahun. Padahal, idealnya jenjang S3 membutuhkan waktu tiga tahun.
  3. Perlakuan istimewa selama proses akademik yang dibuktikan dengan perubahan mendadak pada susunan penguji.
  4. Diduga ada unsur kepentingan antara promotor dan kopromotor dalam kebijakan yang dikelola oleh Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI