Masih Sepi Peminat, Ahmad Dhani Tetap Gelar Forum Diskusi Bahas Kisruh Royalti Bareng AKSI

Yohanes Endra, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 01 Maret 2025 | 08:30 WIB
Masih Sepi Peminat, Ahmad Dhani Tetap Gelar Forum Diskusi Bahas Kisruh Royalti Bareng AKSI
Ahmad Dhani menggelar forum diskusi bersama Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) dan perangkat penyelenggara konser di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (28/2/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Suara.com - Ahmad Dhani bersama Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) mewujudkan rencana membuat forum diskusi terbuka untuk membahas kisruh perizinan lagu dan pembayaran royalti antara penyanyi dan pencipta karyanya.

Digelar di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (28/2/2025), Ahmad Dhani bermaksud mengajak semua pegiat industri musik Tanah Air duduk bersama guna mencari solusi dari permasalahan tersebut.

"Ini namanya silaturahmi penyanyi dan pencipta lagu," ujar Ahmad Dhani.

Sayang, forum yang diinisiasi Ahmad Dhani dan AKSI sepi peminat. Penyanyi-penyanyi di luar kelompok AKSI yang diharapkan hadir tak tampak batang hidungnya karena sedang manggung.

"Harus diakui, penyanyi memang lebih banyak jadwalnya. Kalau pencipta lagu, ya begini aja, nggak ada jadwalnya. Makanya semua pada bisa dateng ya?" celetuk Ahmad Dhani.

Selain sibuk manggung, ada juga beberapa penyanyi yang sedang berada di kampung halaman karena ingin menyambut awal bulan Ramadhan bersama keluarga masing-masing.

"Ada yang lagi pulang kampung juga, karena besok puasa," jelas Ahmad Dhani.

Namun, perwakilan dari Kementerian Hukum maupun Kementerian Kebudayaan tetap hadir memenuhi undangan Ahmad Dhani dan AKSI. Oleh karenanya, forum diskusi yang juga dihadiri beberapa perwakilan promotor dan event organizer itu tetap berjalan.

Di hadapan perwakilan pemerintah serta perangkat penyelenggara konser, Ahmad Dhani bersama AKSI menyampaikan usulan terkait mekanisme perizinan lagu dan pembayaran royalti untuk panggung off air.

baca juga

Diwakili Piyu selaku Ketua Umum AKSI, mereka menyatakan perizinan lagu harus dimintakan langsung ke penciptanya baik oleh sang penyanyi langsung maupun penyelenggara. Besaran royalti juga ditetapkan sebesar 10 persen dari bayaran sang penyanyi.

"Jadi, dari management artist dan penyanyinya akan memberikan notifikasi ke pencipta lagunya bahwa di tanggal segini akan ada acara, dan di mana tempatnya. Dari penyelenggara juga. Untuk besaran royaltinya, akan diambil 10 persen dari honor artis," jelas Piyu.

Bagian 10 persen yang diambil dari honor sang penyanyi bukan diperuntukkan bagi satu pencipta lagu saja. Melainkan dibagi rata ke seluruh pencipta lagu, yang karyanya dinyanyikan selama konser.

"Jadi, sistemnya pro rata. Misalnya penyanyi A ini lagunya ada 10 dan ada 10 pencipta, ya dibagi 10," lanjut personel Padi itu.

Selama ini, pencipta lagu cuma kebagian jatah 2 persen dari hasil penjualan tiket sang penyanyi dalam konser. Besaran royalti yang didapat dari sana sangat tidak memenuhi rasa keadilan bagi mereka yang memiliki ide kreatif.

Gagasan Ahmad Dhani bersama AKSI direspons beragam oleh perwakilan promotor dan event organizer yang hadir. Ada yang sepakat dengan gagasan itu, dan ada juga yang merasa urusan perizinan bisa diwakilkan oleh salah satu pihak saja agar tidak memberatkan.

Candra Darusman dan Piyu di forum diskusi bersama Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) dan perangkat penyelenggara konser di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (28/2/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Candra Darusman dan Piyu di forum diskusi bersama Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) dan perangkat penyelenggara konser di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (28/2/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Belum ada keputusan final dari diskusi hari ini. Ahmad Dhani dan para anggota AKSI masih butuh masukan dari penyanyi dan promotor lain, yang hari ini tidak bisa hadir.

"Kami butuh insight, supaya tidak terjadi benturan antara pencipta lagu dan penyanyi. Sehingga, masing-masing jadi punya concern yang sama terhadap industri ini. Begitu pula untuk para promotor dan para pendukung industri ini," kata Ahmad Dhani.

Hanya saja, mulai terbentuk kesepemahaman antara pencipta lagu dan perangkat penyelenggara konser soal sistem perizinan langsung yang diusulkan Ahmad Dhani bersama AKSI. Dengan demikian, forum lanjutan akan diselenggarakan lagi dalam waktu dekat.

"Nanti mungkin akan kami lakukan lagi di bulan Ramadhan," pungkas Ahmad Dhani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Anime Great Pretender, Permainan Tipu Daya Para Penipu Ulung

Review Anime Great Pretender, Permainan Tipu Daya Para Penipu Ulung

Your Say | Jum'at, 28 Februari 2025 | 18:32 WIB

Sederet Lagu Ciptaan Erwin Prasetya: Tak Cuma buat Dewa 19, Ahmad Dhani Pastikan Selalu Bayar Royalti

Sederet Lagu Ciptaan Erwin Prasetya: Tak Cuma buat Dewa 19, Ahmad Dhani Pastikan Selalu Bayar Royalti

Lifestyle | Jum'at, 28 Februari 2025 | 16:49 WIB

Berapa Gaji Staf Ahli DPR RI? Pekerjaan yang Ditawarkan Ahmad Dhani ke Vokalis Sukatani

Berapa Gaji Staf Ahli DPR RI? Pekerjaan yang Ditawarkan Ahmad Dhani ke Vokalis Sukatani

Lifestyle | Jum'at, 28 Februari 2025 | 14:28 WIB

Review Anime Tokyo Ravens, Bangkitnya Sihir Kuno di Jaman Modern

Review Anime Tokyo Ravens, Bangkitnya Sihir Kuno di Jaman Modern

Your Say | Jum'at, 28 Februari 2025 | 14:25 WIB

Dea OnlyFans Diancam Sopir Taksol saat Mau Ikut Aksi Kamisan di Depan Istana, Siskaeee Murka: Kudu Dikasih Paham!

Dea OnlyFans Diancam Sopir Taksol saat Mau Ikut Aksi Kamisan di Depan Istana, Siskaeee Murka: Kudu Dikasih Paham!

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 13:10 WIB

Terkini

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

×